[Female Dairies - 28] Jangan Biarkan Fisik Melemah Saat Patah Hati

Hi, Assalamualaikum!



(*)



Hahahaha judulnya semacam hahaha sekali, kan. Tapi ini adalah kasus serius di mana kita, seringkali drop karena urusan sepele itu ; patah hati. Saya pernah menuliskan salah satu pengalaman saya saat sakit parah yang bisa kamu baca di sini, dan sakit itu karena patah hati. Itu menyebalkan sekaligus jadi pengalaman tak terlupakan, sih.

Dear, kita sama sekali nggak bisa menghindar dari perasaan terluka karena disakiti, dikhianati, atau ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, misal. Dan saya selalu ingat kata Bang Putra (@poetrazaman) empat tahun lalu. Katanya, "patah hati dan terluka itu memang tidak menyenangkan. Tetapi nikmati saja prosesnya karena belum tentu kita akan merasakannya lagi."


Sebetulnya sih, perasaan sakit itu justru membuat kita semakin menjadi manusia yang sadar bahwa kita nggak boleh melupakan keberadaan orang yang kita sayang. Bahwa orangtua, kakek, nenek, keluarga, adik-kakak, sepupu, keponakan, mereka juga butuh diingat dan disayang sama kita. Patah hati membuat saya sadar bahwa saya nggak seharusnya sepenuh hati mencintai seseorang yang belum pasti menjadi pasangan hidup. Keluarga dan teman-teman lebih membutuhkan cinta saya. Mereka lebih menghargai dan menerima hati saya.



Sakit itu memang nggak enak, tapi juga sebaiknya nggak dikeluhkan. Hanya saja, buat saya sebaiknya sakit itu jangan sampai tiba di saat yang sama. Jadi, kalau sedang patah hati, saya berharap kondisi fisik saya tetap prima, tapi bukan berarti harus bersikap baik-baik saja, ya. Nggak apa sedih, yang penting harus tetap sehat. Harus tetap makan. Tetap beraktivitas. Tetap minum supplement supaya staminanya terjaga.





Saya pernah mengalami itu tiga sampai empat kali dan nggak mau lagi sakit mendadak karena kecapean hati dan fisiknya. Apalagi di bulan Ramadan, selain menahan lapar, kita pun harus menahan emosi, menahan kesedihan, dan itu pekerjaan batin yang nggak mudah. Namun, Alhamdulillah saya selalu sehat dan bugar selama ini sejak rutin konsumsi supplement Vermint selama sahur, yang gunanya untuk menjaga daya tahan tubuh saya.


FYI, Vermint ini dibuat dari cacing tanah lho, atau biasa disebut Lumbricus Rubellus, dan sudah dikemas dalam kemasan kapsul. Dia mengandung protein tingkat tinggi dengan kadar 76% lebih tinggi daripada ikan dan daging. Dalam kapsul pun ada zat aktif enzim lumbrikinase yang berguna dalam menstabilkan fungsi darah. Ada enzim peroxidase & katalase untuk menstabilkan pembuluh darah dan saraf (degeneratif), enzim selulosa dan lignase yang berguna dalam menstabilkan fungsi pencernaan, serta asam archidonat yang bisa menstablikan temperatur atau suhu tubuh.

Banyak orang berpikir Vermint ini untuk obat penurun demam tinggi, padahal nggak. Lebih dari itu. Kita bisa konsumsi tiap hari bahkan bisa juga berbarengan dengan obat dokter. Salah satu manfaat lain dari Vermint juga bisa menjaga kecantikan kulit wajah kita. Makanya saya percayakan suplemen Vermint untuk membantu menjaga kesehatan dan kecantikan saya.

Jadi, Vermint ini bukan hanya untuk obat typhus, tetapi bisa jadi supplement harian sebagai penjaga stamina. Saya dan keluarga bahkan mengonsumsinya saat sahur selama Ramadan. Nah, saya nggak perlu bersikap seolah semua baik-baik saja saat patah hati. Namun, dengan adanya Vermint yang selalu saya minum setiap hari, tubuh saya sendiri yang menunjukkan bahwa saya tetap dan akan selalu baik-baik saja.


Kamu, pernah coba Vermint?



Sertifikat Halal MUI : SK : No.Kep 139/MUI/IV/2000
DEPKES RI POM TR 023 317 301

Comments

  1. Hahaha.. Judulnya semacam pelepasan stres penulis akibat patah hati.. #ehh.. XD
    Cewek kalau patah hati gitu banget yah? Sampai perlu minum fitamin.. Maklum lah aku kan nggak pernah patah hati.. Yahh.. cowok keren gini mana mungkin patah hati.. Cuma jomblo menahun aja sih.> XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seriusan? Saya pikir semua orang baik laki2 atau perempuan pernah mengalami patah hati deh. Cuma bentuk penerimaannya aja yg beda. Perempuan cenderung lebay hahaha. Makanya mesti jaga stamina.

      Delete
  2. Mungkin ini cocok bagi saya yang sedang patah hati berkali-kali. Emang bener loh, patah hati menguras tenaga pikiran dan membuat fisik lemah :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget!!!!! Makanya kalau dedih, cukup hati aja yang sakit, jangan fisik, hehehe

      Delete
  3. Belum pernah nyobain, kak.
    Tapi barangkali bisa dicoba, someday, soale lagi patah hati hohooo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah semoga lekas sembuh, jangan sampai fisiknya sakit atau drop ya hehe. Terus konsumsi vermint biar tetap sshat ^^

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  4. Aku pernah ngalamin patah hati dan rasanya jadi kayak orang aneh. Sedih, bengong melulu dan ga bisa menikmati hidup. Sebulan aku mengalaminya dan memutuskan untuk move on. Menghapus namanya dari phone dan meng-unfriend dari FB :) Belakangan baru tau dia jauh lebih lama ga bisa melupakanku ketika dia tiba-tiba menghubungi. Jadinya pesan dia aku balas sambil 'balas budi'. Emang gue pikirin? hehehe... Lah kok jadi curhat ini. :) Sehat selalu ya, Uni. Orang yang tepat akan datang pada waktu yang tepat. *salam sesama lajangers :D*

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong