Skip to main content

[Salero Uni - 8] Jajan di Food Market Eat & Eat : Creating Food Adventure

Hi, Assalamualaikum!

(*)


Weekend ini sudah ada rencana mau jalan ke mana, kamu? Mumpung masih ada usia kan ya, daripada diem doang di kamar seharian, sesekali bolehlah jalan keluar, menyegarkan pikiran, main, makan, ke mana kek, dan jangan sampai nggak mau keluar rumah cuma karena dalih 'nggak ada pacar' ....

HELLOOOOOOO HARI GINI ~ 


Ya kan bisa ajak teman, keluarga, atau bos kerja, mantan, gebetan, setan, geng AAGABAN, Quentin, Acha Septriasa, atau ajak saya, boleh, kok. Ehehehe. Tapi misalnya kamu punya teman jalan nih buat liburan besok, cuma nggak tahu mau ke mana, nah, saya punya sedikit cerita yang barangkali bisa kamu datangi tempat yang akan saya ceritakan ini. Nggak maksud merekomendasikan, tapi kalau mau, kamu boleh aja coba datang, ke Mall One Belpark. Di Fatmawati, Cilandak. 

Iyaaa, tahu kok. Jauh. Pakai banget. ._.

Tapi jalan ke Mall One Belpark nggak jauh lah ya, dibandingkan jarak tempat tinggal kamu ke ICE BSD - Tangerang demi datang ke konser EXO bulan depan. Memang, sesuatu yang kita bela-belain banget buat ketemu tuh nggak bakal kerasa jauh. Ya itulah, jarak dekat sebuah wilayah sebetulnya relatif. Termasuk ke Mall One Belpark ini, jauh-dekatnya tergantung bagaimana kamu menyikapinya. Saya aja dari kampung yang rumahnya nggak kedeteksi di google street, bisa kok, ke sana.


Eat & Eat - Creating Food Adventure
Mall One Belpark
Jl. Cilandak Fatmawati, Jakarta
Open 09.00 - 21.00 WIB


Kalau main ke sana nggak usah norak atau kaget (kok sepi) karena mall-nya masih baru banget, masih harum cat dan aspal. Bahkan ketika saya dan Emak-Emak Blogger yang main ke sana kemarin (07/01/16) itu tuh ada kejadian awkward sekaligus horor plus lucu tapi ngeselin. 

Ceritanya kami serombongan kan mau pulang, pas sampai di eskalator, turun bareng kan tuh ya, bersepuluh. Di tengah perjalanan itu eskalatornya mendadak mati.

Jalan.

Mati lagi.

Jugijagijugijagijug ~~

Buru-buru kami turun. Deg-deg-an terjadi sesuatu. Sempat yang tadinya sibuk gosip jadi pada diem. Kami pun menyimpulkan mungkin saja karena berat beban kami jadi eskalatornya mandeg. Terus yaudahlah ya udah berlalu juga beberapa detik yang lalu, dan kami lanjut turun lagi buat ke lantai UG. Dan pas di eskalator, turun cantik sambil rusuh, mendadak MATI LAGI DONG!

Mati aja sampai mall-nya mau tutup. Kami juga anehnya diem. Lalu buru-buru turun. Pas semua turun, ada orang yang gunakan eskalator tersebut, dan, nyala... INI KARENA KAMI PADA KEBERATAN BEBAN ATAU LAGI DIKERJAIN SIH?!


TIM RUSUH DARI KEB ~


Eh tapi bentar, deh. Bahasan saya kok alurnya kecepetan. Jadi, saya dan KEB ini ngapain di Mall One Belpark? Ada gosip apa sampai datang serombongan? Saking eksaitid-nya soal misteri eskalator tadi, saya sampai lupa cerita awalnya...

Well, we got an invitation from Eat and Eat food market as their Grand Opening at Mall One Belpark, yesterday. Have you guys heard about them? Hah? Hah? Belum tahu?!
Eat and Eat ini sudah ada di mana-mana, padahal. Ada di Kelapa Gading 3, Summarecon Serpong, FX Senayan, Pejaten Village Pasar Minggu, Kota Kasablanka Mall Tebet, Grand Bekasi, Pluit Mall, ICBC Centre Surabaya, di Bali juga ada di Beachwalk, kemudian Centre Point Mall Meda. Dan menambah lagi buka di mall daerah Fatmawati, yaitu di Mall One Belpark sehingga menjadi ada 13 cabang.


di mana di mana di manaa ~ kuharus mencari ke mana ~


Eat and Eat Food Market  sebetulnya sudah lahir sejak 15 September 2008 dan terus menyajikan hidangan anek macam menu Asia, pun ala-ala tradisional, makanan legendaris, otentik, progresif, dan pastinya terpampang nyata permisah. Misalnya kangen sama makanan zaman baheula, maneh jeung babatur sok, cobain makan di sana meskipun harganya teu sarua ku jajanan tradisional masa lalu. Yah, maklum, dollar naik.


Hey Mz yang lagi memunggungi sayah ~


Buat saya pribadi sih, Eat and Eat yang di One Belpark ini agak sedikit kontradiktif karena berusaha mempertahakan keberadaan makanan tradisional agar tidak punah seperti dinosaurus yang digerus zaman, dan juga mengedepankan kuliner khas Asia biar bisa diicip-icip sama lidah kita. Namun, dekorasi ruangan mereka yang memiliki 412 seat, 21 counter, dan 12 anting-anting jualan ini, didesain ala gaya Retro Eropa. Jadinya kita yang makan di sana kan bisa keliling milih menu di tiap counter, itu niatnya biar pengunjung berasa lagi jajan di Eropa. Naha jadi Erpoa mun masakanna Asia ieu teh? Lupakan soal ini, kadang saya memang suka dipenjara sama pemikiran berlogika. Lalu, gimana dengan makanannya? Enak, kok. 

Ya enak lah. Harganya juga enak. Misalnya nih, tekwan cuma 23.000. Cakwe 11.000, dan lain-lain, banyak pokoknya, mulai dari es, kudapan, sampai makanan berat, harga bervariasi. Punten, saya nggak hafalin harga, poor me.


Ciye punya kartu member ciye Uni ~ Ciye ~ 


Karena tempatnya luas dan banyak pilihan inilah, bikin orang pengin ngumpul di sini buat gathering, meeting, dating, or doing anything such hanging out on weekend. Gimana? Eat & Eat, Creating Food Adventure ; How the Locals like it! 


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


Disclaimers :

1/
This Article is sponsored, but I write as a reflection of my personal thoughts and experience.

2/
These review just informational purposes only. I'm not liable to the accuracy or completeness of any information on this post.

3/
Since 2016, all sponsored and paid review will be mark with an asterix (*) in the beginning.

4/
All ‘borrowed’ images will be linked back and credited, or captured with the linked. Pictures that have been watermarked and taken by me are fully belonged to me.

5/
Click FAQ, disclaimer, and T&C to read more all about ketentuan, aturan, serta tanggung jawab penulis dalam blog ini.

Comments

  1. hmm enak ya, sayang di kotaku ga ada, jadi kudu ke jakarta dulu ya kalau mau :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada di Surabaya, Bali, dan Medan juga mbak.. Sama jauh, ya? T.T

      Delete
  2. Aku juga suka sama cakuenya! Saking seringnya kesana, udah jd membernya hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa itu enak banhet ternyata ya, wajar deh mahal. Kapan-kapan kita makan bareng di sana, yuk?

      Delete
  3. huuuu di Lombok belum ada sepertinya, padahal keliatan enak dan seru banget tempatnya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum :( Baru Jakarta, Surabaya, Bali, dan Medan. Lumayan enak karena banayk pilihan, semacam food court tapi berkonsep ^^

      Delete
  4. Iya.,eat n eat udah banyak kesebar dimana2 tp blm sempet mampir di salah satunya
    Wah,uni kalo ada acara lagi,boleh dong di ajak. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan kapan kalau ada kesempatan makan ke sana, yuk kita ke sana, ehehehe. Iyaaa aku sering infokan beberapa acara di fb kok :)

      Delete
  5. Wah di pejaten village ada, Kak? coba ah kapan-kapan hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rumahnya dekat Penvil? Yuk makan di sana! Cuma kalau di penvil, dekor tempatnya kirang ciamik kayak di Belpark sih. Tapi yang penting makanannya ^^

      Delete
  6. Saya juga suka makan di eat and eat yang di gading mak :)

    ReplyDelete
  7. Haha..eskalator mati mendadak jadi topik favorit ya uni :D Kayaknya kita pada kudu minum pil penurun berat badan nih wkwkwk!

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?





Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang le…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…