Skip to main content

[Salero Uni - 10] Menjelajahi Citra Rasa Seafood Bumbu Makassar di Restaurant Puang Oca.

Hi, Assalamualaikum!




(*)




Semenjak lebih peduli dengan kecantikan dan segala hal terkait dengan aktivitas perempuan, saya pun lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Saya menghindari makanan yang memicu timbulnya jerawat, produksi minyak berlebih, atau minuman soda. Namun, saya sama sekali nggak bisa nolak kalau harus makan seafood. Geez, I'm so in love with crabs and the genk!




Anyway... A few weeks ago I just came to Restaurant Puang Oca yang letaknya diapit oleh Hotel Mulia dan Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta. Posisiya yang mudah sekali dilacak dalam G-Maps driver online, bikin kamu nggak akan kesulitan menemukan tempat ini.


Puang Oca Restaurant
Jl. Gelora Senayan,
Komplek Lapangan Tembak Senayan
Jakarta.
📞 : 021-57853680 / 57853683





Sebelum saya pamerkan hidangan Puang Oca, saya akan sedikit share mengenai tempatnya yang wide and cozy both inside and outside. They giving us large places to parking our car or motorcycle. Therefore... when you come to the inside, smoking and non smoking areas was separated. Bagian bawah ada tempat luas untuk keluarga, bagian atas bisa untuk meeting atau sekadar nge-date bareng gebetan. Di sini bahkan disediakan ruangan VVIP untuk karaoke kalau kita butuh. Kamar mandi dan musala juga tersedia dengan sangat bersih dan rapi. Love it! (Note : I have a pict of musala and bathroom but unfortunately I should say, I can't show you these pict in this post karena setelah seribu kali mikir, nggak enak ah masang foto kamar mandi bareng makanan :) Just check it out on my instagram or twitter @unidzalika).



Tampak depan. Belakang dari tempat saya ambil foto, masih luas untuk parkir. Bisa gogoleran sambil main futsal pokoknya! 



Tampak dalam bagian bawah. Buat meeting, perayaan anniversary, gathering komunitas, atau acara lamaran, bisa. Ehyaaak ~~



Bagian atas. Ruangan ber-AC dan disediakan televisi. Bisa buat mamam bareng calon mertua di sini, tempatnya adem dan tenang, makan pun kenyang!



Ada beberapa galeri dan juga cermin sebagai pemanis interior.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


Well, makan siang saya kali itu tidak sendirian. Ada Bella, Bena, ketemu sama fashion blogger juga Kak Manda, Oky, dan Nida. Tapinya makan siang kami tertunda karena menunggu Bena yang masih di jalan dari Bekasi. Itu anak minta ditujes banget pakai capit kepiting asap!



Capitan kepiting yang siap nusuk Bena  🍴


Ngomong-ngomong soal kepiting, ternyata hewan ini jadi salah satu highlight menu dalam restoran Puang Ocha, lho. Semua makanan di sini adalah makanan laut olahan khas Makassar. Semua seafood fresh dikirim langsung dari Makassar dan dimasak oleh tangan-tangan ahli yang bikin makanannya lezat di lidah. Saya udah nggak mikirin takut gemuk lah pas datang ke sini.



Mana dari item di atas yang bikin kamu ngiler? Saya suka semuanya! Dan paling penasaran sama yang hitam itu, hahaha. Unik banget! Penasaran apakah setelah makan cumi tinta hitam, gigi saya ikut hitam seperti masa lalu? 



Tahu Pong Puang Oca yang rasanya nggak PHP kayak tahu bulat digoreng dadakan, hehehe. Ini enak banget, isinya banyak, rasanya gurih, crunchy, isinya penuh, dan bikin nagih! 



Ikan ini juga lembut dagingnya dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Rasanya nggak pedas sama sekali, cenderung manis, dan aromanya ituloh, duh ~~~



Tumis bunga pepaya campur seafood. Dan saya diketawain sama semuanya karena bilang ini masakan Sunda ._______. Eh tapi Bundo dan keluarga Sunda saya sering masak ginian juga, makanya saya kira ini masakan Sunda :( Ini makanan favorit saya, suka banget. Cuman, kalau olahan Makassar, bedanya ini lebih manis-pahit dan sedikit getir. Kayak perasaan dia ke saya.



Tebak. Udang udang apa yang enak? 
Udang Puang Oca!
Udang udang apa yang nyakitin?
Udangan pernikahan mantan sama kekasihnya!
...



Ini yang hitam. Cumi kesukaan saya aaak!! ❤❤ Walaupun warnanya hitam kelam seperti masa lalu, tapi rasanya pas, nggak terlalu manis nggak asin juga nggak pahit. Udah gitu garing dan mudah dikunyah. 



Sayur campur cumi campur udang campur kebahagiaan.



Untuk minumannya? Ada banyak dan kami pesan menu Barley Choco, Ice Tea Mocca Cream, Healthy Juice, Ice Tea Mocca Cream, Es Buah... Tersedia juga dessert Es Pisang Ijo dan Es Palu Butung yang nggak sempat saya foto karena kepotong salat Ashar dan juga pas disantap langsung bablas habis lupa difoto.   (Ps.Review lain soal makanan baca di sini!)




Sayur sehat katanya sih. 


Catatan :

Sedikit bongkar rahasia : tubuh saya mudah bereaksi demam tinggi terhadap seafood yang olahannya sudah lama. Namun, saat saya memakan (catat : memakan, bukan sekadar mencicipi) semua olahan laut di Puang Oca ini, saya tetap sehat wal afiat. Ini menandakan kepiting, cumi, udang, ikan, sup, dan semua sajian di Puang Ocha merupakan sajian segar dan bersih. Bahagia banget bisa makan kepiting dan seluruh kawanan seafood sebanyak ini. Terima kasih ya Allah, terima kasih Puang Oca! :')



Bakal datang lagi? 
Insya Allah, will come and ask my friends to join with



Rating?
🐙🐙🐙🐙🐙



Prices
Cheap, and standard (for me)



Halal?
Yep, already.



Comments

  1. uwaaaaaaaa aku mau di tujesssss

    ReplyDelete
  2. wooow mantap lihat fotonya sih tampak enak, mudahan benar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beneran enak, Bunda. Aku kayaknya akan ke sana lagi nih untuk makan kepiting dan bunga pepayanya. Yuk?

      Delete
  3. Waaaaah kebetulan aku kenal salah sstu ownernya ni resto hihi
    Kpn hari pernah diajak makan tp akunya blom nyanggupin

    Wahh ntab banget ya ternyata menunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eeh seriuskah? Tolong sampaikan ke ownernya, aku suka sekali dengan olahan dan sajiannya yang segar! Yuk kapan-kapan ke sana bareng :)

      Delete
  4. Replies
    1. Ayo didatangin dan coba sendiri :)

      Delete
  5. samak!
    Maniak Seafood dimari, apalgi cumi.
    Kangen tinta hitam nya malah.

    ini restoran masuk wishlist, hhihii

    buleipotan.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kaa next time ke sana bareng! Heheh

      Delete
  6. Eh iya.. aku juga punya alergi sama udang. Tapi dokter bilang, itu sugesti aja, karna mungkin udang yang aku makan udah nggak segar jadi alegri.

    Whii cumi nya item bangeet, kayak bukan makanan. Tapi bisa enak ya rasanya?
    jadi penasaran euy..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mungkin karena nggak segar jadi tubuh kita nolak hehehe. Yang di puang oca segar banget makanya aku nggak sakit :D


      Iya awalnya ragu makan itu cumi tapinya pas dimakan malah nagih!!

      Delete
  7. lamaknyo lai uni mancaliak makanannyo :D hihihi

    ReplyDelete
  8. salah banget banget puasa gini kepincut postingan uni yang indang, apalagi ngebahas seafood, kepiting pun! Perut langsung konser *apeu
    Pan kapan kulineran yok!

    ReplyDelete
  9. jadi pengen mampir kesana deh hee

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…