Skip to main content

Mereka dan Aku

Kepada ibuku yang (teramat) sibuk di luar sana. Pesan-pesan singkatmu melalu email sudah kuterima. Plus cerita seru mengenai pekerjaanmu itu, juga sudah aku baca. Kali ini, izinkan aku yang bercerita tentang aktivitasku. Tenang bu, aku masih dan akan selalu menjaga diri.

Bu, aku punya dua teman. Bukan, tapi dua sahabat. Bukan. Lebih dari itu. Dua keluarga. Tentu kami tidak memiliki ikatan darah. Ah, anggap saja ada dua orang paling spesial buatku. Mereka berdua mempunyai ciri khas tersendiri.

Yang satu, sebut saja Budi. Dia cinta sekali dengan kebersihan. Dia hanya memakai kemeja pukul sepuluh sampai enam sore. Lewat dari jam itu, kemeja akan berada di dalam tas, terlipat rapi dan wangi. Ia membiarkan dirinya berbungkus kaos oblong. Kemeja tadi hanyalah untuk kegiatan formal. Disimpannya, karena ia tak mau bau. Motornya bersih, mengkilap, sama seperti sepatunya yang nyaris tanpa bercak tanah. Rambutnya selalu wangi, disisir teratur, dan kuku-kukunya tanpa kotoran. Aku senang bersama dia. Wanita macam mana yang tidak suka kebersihan? Tentu, siapa pun akan betah bersama Budi. Kami sering sekali menghabiskan waktu di beberapa tempat makan kelas menengah, karena makanan yang disajikan selalu terlihat higienis. Ah, satu lagi. Dia bukan perokok.

Sedangkan yang satunya, sebut saja Hendri. Dia selalu memakai baju serampangan, rambutnya dibiarkan memanjang, gemar memakai sobek-sobek celana panjang, kukunya sedikit menguning, sepatunya... Yah, ibu bisa menebaknya sendiri. Dia sepertinya tidak suka tempat bersih dan kami lebih suka makan di pinggir jalan atau di warung kelontong. Kadang, kutemani dia membeli segelas kopi sambil sesekali menyesap rokok yang asapnya menyakitkan paru-paruku. Oh ya, aku pun senang bersamanya. Dia tau bagaimana caranya mengistimewakan aku.

Mereka berdua (terkadang) menyebalkan. Tapi aku tak berani protes, sebab kutahu, aku lebih menyebalkan dibanding mereka. Di beberapa waktu tertentu, aku sering menumpang motor pada salah satu dari mereka. Karena, selain hemat ongkos, hemat energi, hemat waktu, kami juga bisa bercengkrama sepanjang perjalanan.

Mereka, dulu kemana-mana selalu berdua. Bertiga, denganku. Berempat, dengan teman seorang perempuan satunya lagi. Eh, berenam, dengan dua kawan laki-laki bernama (sebut saja) Adi dan Bombom. Sekarang kami lebih sering sendiri-sendiri karena jam aktivitas kami sudah berbeda. Kadang aku suka lucu sendiri, melihat Budi dan Hendri berjalan berdampingan. Dua orang yang kontras dalam sikap dan penampilan, tapi memiliki kekompakan dalam berbagai hal.

Dulu ibu pernah menerima telepon dari dua orang kontras ini, aku cekikikan saat ibu memarahi mereka. karena menghubungiku di jam yang tidak tepat.

Bu, andai kata umurku tidak panjang, silakan katakan pada mereka, bahwa aku bahagia sekali bisa menjadi orang yang pernah ada dalam kehidupan mereka.

Kenapa?

Oh tunggu. Aku tidak 'naksir' . Aku sungguh senang sekali memilikki dua sahabat yang tulus tanpa mencampuri perasaan lain. Aku sebagai sahabat, akan merasa sangat senang melihat mereka bahagia.

Dan sejujurnya ibu tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja di sini. Mereka selalu ada buatku, bu. Suatu hari nanti, ibu harus bertemu mereka.

Sampai sini dulu suratku, selamat bekerja, bu.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?




Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang l…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…