Ada Kamu, dan Aku.

Ada kisah kita di setiap tanjakan perjalanan. Ada kenangan tentang kita di setiap terjalnya bukit dan lereng.
Ada kamu, dan aku yang berani membunuh waktu berdua, serta berani menciptakan waktu berdua. Juga selalu ada kamu dan aku, yang sudi membagi waktu tanpa pamrih. Tapi itu beberapa bulan yang lalu. Saat akhirnya semua kisah harus di gugurkan secara paksa beberapa hari ini.
Kalau kita tidak dapat bertahan, biarlah aku yang akan tetap mengabadikan kisah kita.

Nanti, suatu hari yang entah akan terjadi atau tidak, aku berharap kamu tahu. Rasaku terhadapmu ini sudah melebihi batas kewajaran. Tapi itu perasaan dulu, yang sekarang aku tak tahu. Entah masih bisa diperbaiki atau tidak.
Dan meski keputusanmu itu menyakitiku, terimakasih. Terimakasih sudah pernah hadir di jalan setapak menuju masa depanku.


Nb: untuk kamu yang sedang rumit karena kisah cintamu dan kemudian patah hati, silakan bersedih. Nikmati rasa sakit dan perih yang kamu rasakan di hatimu. Agar suatu saat nanti kamu akan berpikir berkali-kali bahwa cinta itu sederhana, dan kamu tak akan merasakan sakit yang seperti dulu. Selamat merasakan patah hati, cantik.


~uni dzalika~
Published with Blogger-droid v2.0.10

0 comments:

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog post here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)