[Beauty Corner - 43] UVA dan UVB serta Kolerasinya dengan SPF dan PA.

Hi, Assalamualaikum!






#BeautyCorner is back! Halah. Maaf ya, sejak dapat kerjaan yang juga harus menulis artikel per hari, saya jadi nggak sempat foto dan nulis review. Namun, sekarang saya kembali. Walau harus tertatih, saya akan tetap menulis!


Omong-omong. Beberapa bulan lalu RT di komplek saya mengadakan acara jalan-jalan. Saya nggak mungkin membiarkan Bundo pergi sendiri sementara tetangga lain bawa keluarga. Jadi, saya memaksakan diri untuk ikut, dan bawa tiga ponakan cowok yang cerdas tapi juga iseng dan berantem mulu. Perihal siapa harus duduk sama saya dan siapa duduk sama Bundo di dalam bis, juga diributin sama ponakan. Tapi ya, itu. Karena mereka cerdas, mereka bertiga diskusi singkat sambil cubit pukul towel saya yang sedang tidur dan akhirnya sepakat gantian posisi duduk per jeda bis istirahat. Abang dan Aa duduk sama saya, Dede sama Bundo. Dan rolling setiap bus berhenti. 

Kami pergi ke Pantai Anyer. Jalan di pagi buta dan bawa makanan berat sekali :( kayaknya 10L deh. Eh kurang tahu, sih. Barangkali saya lebay. Tapi serius berat sekali, sampai pak tetangga bilang, "ya ampun ini bawa apa kok berat banget?!"

Begitulah. Bawa makanan sendiri itu wajib. Selain Bundo suka masak, kami kurang sreg jajan makanan. Takut nggak bersih. Ya tapi berat :(



WELCOME TO THE CROWDED PLACE! 



Sampai di sana, saya sih dari awal sudah tahu Anyer (eh Anyer atau Anyar sih?) di masa sekarang seperti apa, ya. Nah Bundo dan ponakan saya mikirnya beda. Tenang. Teduh. Bisa gogogleran main pasir. Nyatanya enggak. Padat. Banyak sekali orang dan itu mataharinya ngebakar banget karena kami sampai sekitar pukul sebelas siang. Saya juga nggak bisa berlindung di mana-mana apalagi dari godaan setan yang terkutuk karena harus menemani ponakan saat main ombak. Mereka guling-gulingan, main pasir, kebawa ombak sampai ke tengah... Alhamdulillah mereka senang. Saya yang sedih. Kaki, telapak tangan, dan pangkal betis mulai bintik-bintik sampai berdarah saking panasnya. Tapi wajah, aman. Hanya saja wajah saya sedikit memerah kayak kepiting rebus. Jadi kayak gini :


Merah-merah dan mulai keset kayak sisik ular. 


Kebakaaaaar!


Pasirnya cokelat? Berasa kayak main di kali depan rumah ya..


What we ate : capcay, daging cincang, cumi goreng, ayam, kelengkeng, salak, dst. Semuanya Bundo yang masak.



Untungnya, waktu itu wajah saya pakai sunscreen. Jadi yang kebakar hanya tangan kaki. Dan saya dilindungi SPF yang bisa minimalisir masuknya sinar matahari ke wajah saya. Oiya, kamu tahu nggak, seberapa bahayanya sinar matahari?

Cahaya Matahari, selain bisa buat jemur rengginang atau jemur pakaian, dia juga memiliki dua spektrum sinar yang dapat membahayakan kulit kita. Spektrum sinar tersebut dinamakan UVA dan UVB. Suka dengar dong, di iklan-iklan gitu? Nah, banyak sekali produk yang dibuat untuk melindungi kulit kita dari bahaya spektrum tersebut.

Dalam produk sunscreen atau sunblock (bahkan sekarang di bedak atau lotion juga) ada formula yang disebut SPF (Sun Protector Factor). Umumnya, di setiap sunscreen selalu ada SPF dan angka jumlahnya. Dan semakin tinggi angka SPF-nya, semakin tinggi pula tingkat perlindungan dia terhadap sinar matahari UVB. Namun, SPF hanya dapat melindungi kulit dari spektrum UVB.

Then, we should find another products that have some formula to protect our skin from UVA, right? 

Kalau SPF untuk melindungi dari UVB, formula yang dapat melindungi dari sinar UVA disebut dengan PA. Dan berbeda sengan SPF. Tingkatan di SPF pakai angka, kalau PA adalah PA, PA+, PA++ dan PA+++. Semakin banyak + nya, semakin tinggi tingkat perlindungannya terhadap UVA.

Biar nggak boros? Cari satu produk yang sudah sepaket ada SPF dan PA nya. Kalau saya, pakai Melanox Face UV Protector SPF 30 PA++ . Kenapa sih, milih yang PA++ padahal banyak produk lain yang lebih canggih? Ya karena saya punya banyak pertimbangan.


Pernah lihat produk ini? 



Pertama, ini yang duluan pakai Bundo. Mukanya glowing, suka cerita komedo hilang pakai ini, terus berasa nggak perlu lagi pakai bedak. Kan saya jadi penasaran tuh, ya. Ya saya coba.

Dan ternyata enak.

Tapi berat.

Terus kemasannya kecil sekali.

Udah gitu teksturnya greasy.

Bahkan bikin white cast juga.

Tapi tetap enak.

Beratnya ini, karena teksturnya macam bb cream dan itu lebih padat, nggak cair. Kita akan kesulitan membaurkan ke wajah dan itu mesti rata banget kalau nggak, tebel sebelah. It kooks like BB cream, but unfortunately very thick. Dan susah dibaurkan. Tapi enaknya, dia bikin muka glowing tanpa ngasiih minyak, dan muka saya jadi kerasa lebih cerah waktu pakai.

Klik untuk memperbesar ya. Ini cara pakainya.


Ini komposisinya ehehehehe. Klik untuk memperbesar tulisan :)


Ini manfaatnya :)


Tampilan depan. Sama aja isi dan bungkusnya. Ini sudah barang yang ketiga setelah repurchase berkali-kali. Eh berarti tiga kali ya.


Ini dalam tube-nya. Saya nggak suka kalau beleberan. Untung ini enggak, jadi bersih.



Warnanya.. Tapi nggak berwarna juga sih saat dibaurkan. Dan wanginya enak.


Tuh, nggak cair, nggak padat juga.


Saat dibaurkan begini jadinya.


Result ~






Dan enaknya lagi, klaim dia yang non comedogenic itu betulan, plus saya nggak merasakan ada timbul jerawat setelah pakai ini. Bahkan, hampir setahun (pertengahan 2015 - sekarang) saya berani pakai ini sebagai single use. Artinya pakai ini tanpa pakai bedak atau BB Cream lagi. Overall, Melanox ini jadi favorite items untuk saya dan Bundo, meskipun ada banyak sunscreen atau sunblock yang lebih baik dari Melanox. Untuk hasil di wajah bisa dilihat di foto paling atas pas di Anyer. Atau tunggu nanti pas saya bikin tutorial before after di #OneMinuteWithUniDzalika di instagram, ya :)


Kalau kamu, pakai sunscreen apa untuk melindungi wajah? Sunscreen lebih penting daripada bedak, loh :)

3 Pilihan Mendekorasi Lantai

Hi, Assalamualaikum!




Pexels.com



Kesan nyaman dan menariknya sebuah rumah dijual di Jakarta selatan pasti dipicu oleh baik atau tidaknya lantai rumah. lantai rumah yang tepat dapat menentukan suasana ruangan menjadi lebih nyaman. Apalagi, jika lantai didesain sedemikian rupa sehingga cocok dengan desain interior ruangan.

Banyak rumah yang menggunakan lantai polos tanpa dekorasi atau hiasan. Hal ini memang aman untuk dilakukan. Namun tidak sedikit pula yang mengubahnya dengan memasang warna-warna pada lantai sehingga lebih menarik untuk dilihat.
Sebenarnya ada beberapa tips untuk dapat menonjolkan lantai rumah Anda sehingga lebih menarik untuk dilihat. Beberapa di antaranya adalah dengan menggunakan karpet, parket, dan juga ubin.


Karpet Beragam Corak Cantik untuk Lantai Anda
Menggunakan karpet memang salah satu cara yang paling mudah untuk memberikan hiasan untuk lantai. Karpet sendiri dijual dalam berbagai macam bentuk, warna, corak, bahan, dan harga. Tidak hanya itu, karpet juga dapat digunakan untuk berbagai macam ruangan.

Hal yang paling penting sebelum menggunakan karpet untuk ruangan Anda adalah mengukur ruangan Anda. Pastikan karpet yang Anda beli memiliki ukuran yang tepat untuk ruangan. Jangan membeli terlalu besar, atau terlalu kecil, karena nantinya malah akan menjadi bumerang untuk ruangan Anda. 

Tidak hanya itu, cocokkan warna dan juga corak dari karpet dengan bentuk desain interior yang ingin Anda tonjolkan di dalam ruangan. Jangan sampai karpet yang Anda beli malah tidak cocok dengan suasana ruangan yang ingin Anda hadirkan.

Parket Elegan untuk Ruangan
Parket adalah lapisan untuk lantai yang terbuat dari kayu. Jenis lantai ini banyak dipilih masyarakat karena dapat menonjolkan kemewahan di rumah. Tidak hanya itu, kini parket juga hadir dalam berbagai macam bentuk, pola, dan jenis kayu. Sehingga para pemilik rumah dapat mengaplikasikannya dan mencocokkan parket mulai dari corak yang sederhana hingga parket dengan corak yang kompleks.

Klasik dengan Ubin
Memasang ubin adalah cara yang paling mudah dan banyak dilakukan orang. Banyak rumah dijual di Surabaya, Bandung, Depok, Bekasi, dan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia yang menggunakan ubin sebagai lantainya. Penggunaan ubin yang baik adalah yang berbagan keramik dan juga porselen. Keduanya dikenal dengan tingkat kekuatannya yang tahan lama. Corak dan warna dapat dikreasikan oleh para pengguna ubin di lantai rumahnya.

4 Tips Memilih Kasur untuk Rumah Kamu

Hi, Assalamualaikum!



Setelah kamu menikah dan membeli rumah dijual di Bandung, tentunya kamu ingin mengisinya dengan banyak furnitur dan segala perabotan rumah. hanya saja, biasanya kamu menemui kesulitan untuk menentukan furnitur mana yang harus dibeli dan mana yang tidak.



Membeli sofa misalnya, sulit untuk menentukan sofa yang baik jika sebelumnya tidak mengetahui jenis, ukuran, desain, dan juga kenyamanannya. Hal yang sama juga berlaku untuk furnitur lain; terutama tempat tidur.

Bagi kamu yang merupakan pasangan baru, memilih tempat tidur adalah salah satu hal yang penting. Jika tidak, akan muncul banyak kerugian dari hal tersebut. Maka dari itu, penting untuk menentukan ranjang seperti apa yang baik bagi Pasangan. Mengingat segala urusan rumah tangga dapat lahir dan diselesaikan di tempat tidur.



Pexels.com



Sesuaikan dengan Berat Tubuh
Ada banyak jenis ranjang yang dijual berdasarkan bahan, merek, hingga berat badan dari penggunanya. Jika kamu dan pasangan memiliki berat yang standar; tentunya membeli ranjang atau tempat tidur dengan ukuran biasa pun tidak masalah. Namun, jika kamu dan pasangan cenderung memiliki ukuran tubuh yang besar dan juga tinggi, ada baiknya membeli ranjang dengan ukuran Queen size atau King size.


Sesuaikan dengan Ukuran Kamar
Tidak hanya itu, selesaikan juga kasur dengan ukuran kamarmu. Jangan sampai kamu memiliki ukuran kamar yang kecil, tapi membeli kasur ukuran king size yang besar sehingga memakan tempat. Kasur standar yang cukup untuk dua orang biasanya akan cukup untuk digunakan di dalam kamar rumah minimalis.


Posisi Tidur
Biasanya setiap orang memiliki posisi tidur yang berbeda-beda. Ada baiknya kamu dan pasangan berkomunikasi akan hal ini. Jangan sampai nantinya kasur yang dibeli tidak nyaman karena posisi tidurmu atau pasangan yang tidak terakomodir oleh kasur. Pilihlah ranjang yang dapat membuat nyaman ketika tidur bersama pasangan.



Ruang Gerak
Biasanya, kasur tidak hanya digunakan untuk tidur. Ada juga kalanya kasur digunakan sebagai tempat membaca, mengobrol, saling berpelukan dan kegiatan intim lainnya. Dengan begitu, perhatikan bahwa kasur yang dibeli dapat memenuhi segala hal tersebut. Pastikan bahwa kasur memiliki luas yang memadai sehingga memudahkan ruang gerakmu.

Tips Memilih Cat Rumah Dijual di Surabaya Terbaik

Hi, Assalamualaikum!



Salah satu unsur dari rumah minimlis yang tentunya membuat rumah tersebut menarik yaitu, cat. Maka dari itu, untuk cat ini kita tidak boleh ngawur dalam memilihnya. Ada beberapa tips yang bisa kamu jadikan sebagai pedoman untuk memilih cat tersebut.



Pexels.com



Berikut ini tips memilih cat rumah dijual di Surabaya :



  • Eksterior rumah dijual di Surabaya bernuansa alami 

Bila kamu ingin memiliki rumah dengan tema minimalis alami atau kembali ke alam, kamu dapat memilih warna-warna alam untuk rumahmu seperti biru laut, coklat pasir, atau hijau daun.


  • Cat Rumah dijual di Surabaya dan Pengaruhnya Terhadap Kondisi Psikis

Memilih warna ini sangatlah penting sekali karena dapat membawa kejiwaan dari penghuninya. Berdasarkan dari penelitian, warna memang mempunyai pengaruh yang positif atau negative.


  •  Warna cat rumah dijual di Surabaya tampak depan

sifat atau karakter yang ada pada warna berlainan dan dapat disesuaikan dengan keinginan dari pada calon penghuni sendiri. Untuk dinding rumah ini dianjurkan untuk menggunakan warna yang lembut atau cerah. Karena ini berguna untuk mencuiptakan aura yang sejuk. Kemudian dengan ramah tentunya akan memiliki kesan yang lapang apalagi untuk rumah dengan lahan terbatas. Untuk hal ini kita memang di anjurkan supaya menghindari warna yang gelap untuk warna cat rumah dijual di Surabaya tersebut, tampak depan ataupun untuk interior rumahnya.

Kemudian untuk warna-warna yang gelap akan menimbulkan efek untuk rumah yang terlihat suram ataupun sesak. Akan tetapi dalam hal ini sebaiknya kamu jangan pula memilih warna neon atau juga memilih warna yang terlalu terang.


Nah Young Lady, point di atas adalah beberapa hal yang patut kamu pertimbangkan dalam memilih cat rumah. Tentunya cat ini sangatlah berpengaruh untuk rumah yang kamu miliki. Pastikan kamu memilih cat untuk rumah dijual di Surabaya dengan tepat.

Segitu dulu informasi yang dapat saya bagikan mengenai tips memilih Rumah dijual di Surabaya. Semoga informasi yang saya sampaikan kepada kamu dapat memberikan manfaat untuk yang membutuhkannya. Thank you! 

[Female Dairies - 33] Saya Mengenalmu di Dunia Maya. Namun, Pernah Mencintaimu, itu Nyata.

Hi, Assalamualaikum!





2016 tinggal empat bulan lagi. Apa saja yang sudah berubah dalam hidup saya?

Menurut sepenglihatan orang, barangkali tidak banyak. Bahkan, mungkin mereka (atau termasuk kamu yang membaca ini) berpikir hidup saya sia-sia : gitu-gitu aja.

Kelihatannya sih, betul, memang. Belum lulus kuliah (OMAIGAT!), belum kerja, belum bisa bahagiakan orang sekitar, bikin Bundo sedih terus karena saya belum selesaikan kuliah, belum nikah, belum punya anak, belum ini itu. But hey, let me explain about everything that changes in my life, berdasarkan sudut pandang saya. Bukan menurut kata orang, atau menurut penglihatan kamu saja.



Http://www.instagram.com/unidzalika




2015 lalu, saya punya daftar mengenai hal-hal apa yang harus saya realisasikan. Perlahan itu semua tercapai. Dan orang nggak tahu daftar itu pun saya nggak memiliki kewajiban untuk membahasnya, kan? Namun, sejak daftar tersebut dibuat tahun 2015, dan 2016 mau habis, berarti ini masuk hampir dua tahun sejak daftar prioritas tersebut ditulis. Dan saya mendadak ingin melaporkan progress tersebut ke kamu. Ini isinya :



1. Jatuh cinta.
Ehehehehehehehe oke, kamu boleh berpikir saya gila karena memasukan jatuh cinta dalam daftar prioritas yang harus dilakukan. Ehehehehe. EHEHEHEHEHEHE.
EHEHEHEHE
EHEHEHE
EH

Tapi ini serius. Bundo bilang, saya terlalu apatis, dan katanya, menyeramkan sekali melihat anak gadisnya cuma mengurung diri di kamar sambil makan biskuit sekaleng, atau makan seafood melulu padahal tahu alergi, membaca buku atau nonton seharian, tanpa pernah keluar malam minggu dan bergaul. Nggak seram sih buat saya ngurung diri gitu, cuma memang kehilangan minat aja untuk jatuh cinta. Tapi saya nggak ingin buat Bundo khawatir.

Jadi, sesekali saya keluar di malam minggu even thou I hate to did that, mencoba berkenalan dengan orang baru, dan semesta betulan mendukung. Saya pun mengenal dan bertemu seseorang tepat di bulan September, tahun lalu.

Orang yang baik -sangat baik- dan betul-betul memiliki hati yang baik sampai Bundo pun ikut senang dengannya. Saya agak terkejut juga dengan respon Bundo, sih (catatan : keluarga saya termasuk kolot dan konservatif dalam banyak hal, termasuk soal pertemanan lawan jenis dan urusan cinta. Jadi sedikit aneh kalau lihat Bundo sesenang itu, karena dengan yang sebelum-sebelumnya, nggak begini).

Dia nggak macam-macam bahkan nggak pernah duduk di depan teras rumah sekadar ngopi seperti masa lalu yang sebelumnya. Tetapi Bundo bilang dia sebenar-benarnya orang baik. Dan saya kesulitan untuk membedakan apakah dia baik ke saya karena memang mau melakukannya, atau sekadar baik sebagai etika sopan santun.

Dia tidak begitu suka pedas. Mencintai makanan manis. Menolak makan soto betawi karena menurutnya itu aneh. Berani makan bawang mentah. Waktu saya makan sate, bawang dalam bumbu diambilnya. Mahir memotong buah. Setiap bertemu selalu membeli jus jambu dalam kemasan untuk saya.

Dia pemalu. Seorang introvert akut. Dan saya kebingungan melihat dia bisa seterbuka itu dengan saya walaupun belum mengenal lama. Dia senang mengkritisi sesuatu dan berkomentar sarkas. Apakah semua Scorpio begitu? Barangkali kamu akan berpikir itu membosankan, menyebalkan. Tapi yah... Saya suka lelaki kritis.

Kalau kami bertemu, kadang dia pakai kaus atau kemeja. Tergantung sebelumnya dia habis menghadiri acara apa. Saya senang melihatnya pakai kemeja, makanya senang kalau bertemu sepulang dia dari perpus. Terlihat rapi. Saya suka lelaki rapi.

Dia rapi, tapi termasuk orang yang bebas dan nggak ingin diatur. Oleh apa pun. Jiwanya bebas, tetapi tetap taat pada aturan yang ada di hidupnya. Ada sedikit perbedaan dalam tata cara ibadah kami walau dia dan saya beragama Islam. Nah di situ serunya. Dia selalu mengemukakan pendapat dan argumennya. 

Kami melakukan pertemuan-pertemuan sederhana ; Di lorong stasiun. Di rumah makan pinggir jalan. Di museum. Di saung. Di Sevel. Di jalan menuju kost-nya. Di kafe temannya. Di depan rumah saya. Di shuttle busway. Di acara pameran buku. Di... mana-mana. Dan dia jadi mampir terus dalam pikiran saya.


Saya menyukainya. Sayangnya, tidak dengan dia.

Lalu,
kami memutuskan kontak.


Dia (sementara ini) adalah lelaki paling baik dari semua lelaki (di luar keluarga) yang pernah saya temui. Dan saya yakin saya juga orang baik. Dan Tuhan pun bilang, lelaki yang baik untuk perempuan yang baik. Sayangnya, di antara kami berdua, ada banyak orang baik yang terus berdatangan. Dan mungkin salah satunya menjadi miliknya. Dan kelak, berikutnya giliran saya bertemu orang baik yang bukan dia. Satu-satunya hal yang saya sesali adalah, dia tahu terlalu banyak mengenai saya. Saya sedih mengingat dia harus menanggung beban rahasia tersebut.

Bagian buruknya tentang dia? Entah. Pasti ada. Tetapi saya hanya ingin mengingat hal baik. Saya berusaha menjaga hati saya agar tidak memiliki pikiran buruk mengenai seseorang. Saya ingin memberitahu diri saya sendiri, juga siapa pun yang membaca ini tentang satu hal :

Jika kita menyukai seseorang tetapi tidak bisa bersamanya, ingatlah segala hal baik tentangnya. Bagaimanapun juga, dia layak diingat sebagai orang baik. Sebab, kita pernah mencintainya.

Saya akan selalu mengingatnya. Tapi urusan kami sudah tutup buku sejak kami sama-sama mengucapkan kata maaf --atas alasan yang berbeda, tentunya.

Hai, kamu. Dan saya enggak begitu yakin apakah kamu membaca ini atau nggak. Tapi, terimakasih untuk permintaan maafnya waktu itu. Saya terima dengan sukacita, saya simpan baik-baik di dalam toples kaca, dan saya pandangi deretan huruf M A A F yang melayang-layang di toples kedap udara milik Bundo, biar saya ingat, pernah ada lelaki baik yang singgah ke sini ; ke Instagram, ke blog, ke rumah, ke pertemuan-pertemuan sederhana, ke hati, kemudian pergi lagi. Dan, tak kembali.


Tapi satu hal yang perlu kamu tahu,
: Saya memang mengenalmu di dunia maya. Namun, pernah mencintaimu, itu nyata.


Ah, sudah.


Singkatnya (meskipun ini bukan pembahasan singkat), saya berhasil jatuh cinta di tahun ini, sekaligus patah hati. Dan sebetulnya patah hati nggak saya masukan dalam daftar. Baiklah, anggap itu bonus biar saya belajar semakin dewasa dalam mengelola urusan jatuh cinta. 





Sebentar. Ini kenapa jadi bahas dia terlalu banyak? Dan tulisan ini jadi kelewat panjang. Kelanjutannya saya tulis lagi lain hari, deh.

[Bioskop Update - 13] Dua Kodi Kartika dan Dua Kodi Pesan Moral

Hi, Assalamualaikum!






Waktu kamu membaca tulisan ini, saya berada di tengah jalan, luntang-lantung bersama seorang driver online yang saya pesan dari Stasiun Bojong menuju rumah. Bensinnya mendadak habis saat kami berada di tengah jalan lenggang di mana hanya ada pepohonan sejauh mata memandang. Ini pukul 01.21 pagi dan saya terjebak di tengah jalan, belum pulang, mendadak lapar, and I don't know waht I'm I suppose to do selain iring-iringan sama abangnya nyari pom bensin. Sementara beliau sibuk geret motor, saya menulis ini...

Saya pulang selarut ini karena baru selesai menghadiri sebuah acara Gala Premier Dua Kodi Kartika di Epiwalk Kuningan, Jakarta (01/09/16). Sebuah film dokumenter tentang perjalanan bisnis Pemilik KéKé, Ibu Ika Kartika, atau yang biasa dipanggil Bunda.



Siapa dari kamu yang belum tahu brand KéKé? Saya tahu banget. Sejak kecil, Bundo suka sekali membelilan baju KéKé untuk saya meskipun saya tahu Bundo nggak punya cukup uang untuk itu. Dulunya, pakaian merek KéKé sangat bergengsi dan mahal banget. Sekarang sih alhamdulillah, mau beli dua kodi juga sanggup #BraggingSopan

Nah. Film tersebut semacam memberitahu bagaimana Bunda Ika yang memiliki tiga putri, dapat multitasking menjalankan bisnis, menjalani kehidupan sebagai seorang ibu, seorang istri, dan seorang pemilik bisnis. Bunda yang dulunya mau kuliah di LN tapi dilarang orang tua karena kejauhan, akhirnya setelah menjadi orangtua, (noted : tahu kan, bedanya orangtua dan orang tua?) malah pengin anak-anaknya kuliah di LN. Para putrinya pun berhasil sekolah ke Aussie karena perjuangan Bunda membesarkan usaha KéKé ini.



Di film itu juga kita dikasih pesan moral betapa kita nggak boleh lupa tanah saat sudah menjunjung langit. Atau istilah lainnya, jangan sampai jadi kacang lupa kulit.

Film dokumenter ini digarap apa adanya dan pengambilan gambarnya dibuat senatural mungkin supaya lebih dekat dengan penonton, hanya saja, bagian dept - lighting - nya ini buat saya kurang maksimal karena beberapa lighting di film bocor dan kamera film kurang diatur tingkat kecahayaannya.

Selain itu, ada blur yang kurang tepat di beberapa scene. Mungkin tim kameramen, art director, dan director of photography (DOP) perlu lebih memerhatikan ini. Buat saya yang sangat mengagumi sinetografi dan kekuatan teknik, kekurangan itu sedikit mengganggu saya. Namun, terlepas dari kekurangan tersebut, film dokumenter ini must be on the list to watch because it has so many pesan moral dan cerita cinta yang Bunda tunjukkan.

Selain film ini, cerita tentang Dua Kodi Kartika juga bisa kita baca dalam sebuah buku biografo yang ditulis oleh CEO KéKé . Jangan lupa baca dan nonton, ya!




Ps. Saya senang banget bisa nonton ini bersama teman-teman Blogger dan terimakasih untuk Aris, atas undangan dan tiket gratisnya. So much happy for today (well, yesterday actually).






Baiklah. Sekadar info, saya sudah sampai rumah, tepat di depan pintu kamar. Terimakasih sudah membacanya!

[LIPUTAN] Photo Products Coaching at SMESCO DIGIPRENEUR DAY!

Hi, Assalamualaikum!




Belakangan ini saya lagi sibuk untuk maintenance salah satu olshop yang saya kelola. Yang bikin ribet, saya mau semua foto galeri di Instagram @foreveryounglady_ itu hasil foto sendiri dan saya mau hasil yang bagus. Sayangnya, saya masih sangat awam dengan teknik fotografi.

Kalau kuliah fotografi, makan waktu empat tahun, dan kalau kursus, saya belum tahu ke mana yang bagus. Tapinya Allah mendengar keresahan saya dan langsung ngasih jalan untuk ini!




Pas banget kaaaan, saat lagi butuh ilmu soal teknik foto, saya diundang oleh Indoblognet ke acara Fotografi di SMESCO dalam acara SMESCO DIGIPRENEUR DAY (27/08/16). Acaranya dibuka dari pukul sembilan pagi sampai lima sore dan saya berangkat pagi buta dari galaksi sebelah.

Mulanya, ada pembukaan dari Mba Kartina Ika Sari selaku founder Indoblognet dan beliau juga mengenalkan semua tim Indoblognet ke para peserta. Nggak cuma dikenalkan, tapi dijelaskan juga kemampuan para tim, pembagian kerja, dan kegiatan apa saja yang akan dan telah dilakukan oleh Indoblognet! Well, untuk selengkapnya kamu bisa cek ke akun twitter mereka di @indoblognet ya!



Selanjutnya? Acaranya sangat bermanfaat karena kami dipaparkan bebagai teori dan teknis tertulis mengenai dunia fotografi. Penyampainya adalah Pak Ferry Ardianto, seorang dosen fotografi di Universitas Trisakti dan Pasundan, juga pengajar lepas untuk bebebrapa orang yang berminat di bidang fotografi. Beruntung banget, saya bisa dapat ilmu beliau, kemarin.










Nah, ini nih. Saya sudah dapat sedikit ilmu fotografi, tapi bagaimana dengan teknik foto untuk promosi dagangan? Dan sekali lagi, saya sangat beruntung karena ada Kak Bode Boni Febrianda, yang juga jadi narasumber di mana beliau menjelaskan soal trick and trips and what we gonna do for our photo products!!!


Lagi kumpul pengarahan untuk praktik foto


Belajar editing


Kegiatan ini berlangsung di Gedung SMESCO dan setelah pemaparan teori, kami juga diajarkan secara langsung bagaimana mengambil gambar yang bagus untuk foto dagangan. Kami diajarkan cara mencari cahaya yang tepat, dan bagaimana mestinya mengedit yang tidak terlalu palsu banget.


My outfit that day. Mom said it is too old for me but hey, I do love gamis so much. What do you think? :)




Alhamdulillah, saya senang sekali dapat ilmu yang begitu banyak. Terimakasih Indoblognet sudah memberikan acara yang begitu bermanfaat. (Dza) 

[Liputan] Keceriaan di Booth Daihatsu Selama GIIAS 2016

Hi, Assalamualaikum!





Kalau kamu punya sedikitnya dua atau tiga grup chatting dan kamu bisa membicarakan apa saja bersama orang-orang komunitas atau geng dalam grup tersebut, maka hal tersebut juga saya lakukan bersama keluarga besar. We have a group on WhatsApp. Dan seberapa serunya kamu bergosip ria dengan kawanmu, begitu pula yang saya lakukan dengan keluarga. Kadang bahas bedanya bedak dan foundation juga. Receh kan, bahasannya.

Nah, beberapa minggu lalu, ketika kami asik kumpul atau istilah masa kininya, kopdar, saya dan Nona terlibat pembicaraan serius. Soal Sigra.

"Coba kamu cari tahu deh tentang dia. Kayaknya cakep."




Wah. Pembahasan soal yang cakep-cakep gini sudah jarang kami lakukan sejak saya patah hati. Tapi memang kalau Allah berkehendak, ada aja jalannya. Contohnya minggu kemarin, saya diundang Daihatsu untuk langsung menemui Sigra. Such an honour!

Nah, Sigra ini bukan cowok, ya, tapi merek mobil keluaran terbaru dari Daihatsu. Spesifikasi, interior, dan body Sigra ini mirip Alya tapi dimodif lebih stylish dan lebih besar, sehingga kapasitasnya bisa muat sampai tujuh orang. Sigra juga punya bagasi super luas dan bagian dashboard didesain dua warna biar lebih eye catching.


Saya dan... Sigra.



Lagi nyobain ngadem di jok belakang Sigra sama Mba Hermini dan Mak Yulia, teman Blogger.



Gimana dengan dalemannya? Sistem pengaturan suplai bahan bakar Sigra dari udara pada intake emisi diatur secara optimal. Ganteng banget, kan? Sudahlah powerful, irit, eco, plus dual VVT-i pula! Sigra tuh benar-benar mobil LCGC, mobil terlaris, mobil MPV terbaik untuk masa sekarang! Sayangnya, mobil Sigra kayaknya belum kuat kalau diajak ke jalan bebatuan atau nanjak ke kaki gunung :( Oh ya, nama Sigra sendiri punya kepanjangan lho : 

S : Safety & comfortable car
I : Interior modern design
G : Good fuel consumption
R : Real seven seater car
A : Affordable prices & low maintenance

Saya bisa kenal Sigra ini di acara GIIAS 2016 yang diadakan di ICE BSD hari Sabtu (20/08/16). Pas ke sana, setelah puas keliling cobain beberapa mobil, saya sibuk keliling booth Daihatsu karena banyak permainan yang disediakan. Saya nyobain permainan nyusun enam huruf yang saya rangkai jadi nama sendiri (kurang D sih), terus main tebak-tebakan soal onderdil mobil Daihatsu, main puzzle plus cari perbedaan mobil, nyobain sesi photo dancing, dan juga finding missing words gitu. Setelah puas mainin banyak gim, saya dikasih boneka babik sama Daihatsu!


Saya dan Andre sibuk main gim di booth Daihatsu


Dapat boneka babik! 😍 Udah usia segini, masih aja suka boneka.


Ketemu sama geng blogger. Oh yes, kenal mereka semua dari dunia maya :)


Ini geng grup fiksi. Saya - @mandewi - @naztaaa - @i_am_boa


Habis berburu balon dan boneka, capek. Duduk di podium yang nggak lama setelah ini diusir sama satpam-nya :D




Keseruannya belum berakhir, tuh. Soalnya setelah puas main, saya bisa ketemu sama teman-teman Blogger lainnya di sana, ada yang baru kenalan juga, ngobrol singkat sama tim Daihatsu di ruang VVIP, bolak-balik mainin ((MAININ)) Sigra, and I was absolutely excited over there, sampai lupa pulang :(

Pokoknya seru banget di GIIAS kemarin, dan saya yang nggak begitu fanatik dengan otomotif bisa tetap betah seharian di booth Daihatsu. Soalnya pengunjung tuh dimanjakan banget sama permainan, balon, food stuff, dan juga ada penampilan Budi Doremi, tim ojek pengkolan yang di RCTI, launching channel di YouTube, sekalian bisa nge-charge ponsel untuk yang membutuhkan. Fun enough, rite? :)


Well, gimana, Young Lady? Berminat untuk punya Sigra, nggak? Setelah posting ini, saya bakal kasih tahu Nona soal Sigra biar dia bisa pertimbangkan untuk beli atau nggak. FYI aja, harga mobil Daihatsu Sigra jauh lebih terjangkau lho... Dan kamu pun bisa cek Instagram saya di @unidzalika untuk lihat keseruan saya sama Sigra selama di acara GIIAS.


Anw, ini look outfit saya saat acara GIIAS. Walaupun pakai gamis, saya tetap bis ngacir ke sana-sini kok. Untuk lihat style lain silakan search di kolom blog dengan hestek #SetYourStyle ya!



Terima kasih sudah baca, jangan lupa follow Instagram @foreveryounglady_ dan @unidzalika ya! Tabik.



 


LIBURAN GAYA KOPER DI THE TRANS LUXURY HOTEL BANDUNG

Hi, Assalamualaikum!



Tidak jauh dari Jakarta, itulah yang membuat Bandung menjadi salah satu tempat liburan paling sering dikunjungi oleh warga Jakarta. Selain aksesnya yang mudah dijangkau, tempat wisatanya yang beragam, Factory Outlet, kulinernya pun banyak sekali yang numere uno.

Ingin berlibur dengan gaya koper atau ramah di kantong? Semuanya tersedia. Silakan kamu pilih dan sesuaikan dengan budget serta kebutuhanmu. Buat urusan penginapan pun kamu tidak perlu khawatir! Banyak sekali penginapan yang cukup strategis dengan harga yang bisa disesuaikan sesuai budget yang kamu punya.

Nah, untuk kamu yang mempunyai rencana berlibur ke Bandung dengan gaya koper, kamu bisa coba menginap di salah satu hotel bintang 6 yang ada di Bandung, yaitu TheTrans Luxury Hotel.

Hotel yang berada di Jalan Gatot Subroto dan mempunyai 28 kamar ini berada di kawasan yang sangat strategis, dan menyatu dengan tempat wisata Trans Studio Mall (sebelumnya bernama Bandung Super Mall) dan juga Trans Studio. 



sumber foto : traveloka



Ketika pertama kali masuk ke dalam hotel, kamu akan mendapati kesan mewah, classy, modern, serta glamour. Bisa terlihat dari desain interior, gaya arsitektur bahkan dari furniture yang didominasi dengan warna merah, emas, hitam juga abu-abu. Di lobi hotel kamu akan melihat sebuah patung naga yang terbuat dari swarosky, patung tersebut digantung dan memiliki panjang 11 meter. Baru saja masuk, sudah diberikan kesan yang sangat mewah ya!

Tidak hanya pada lobinya saja, fasilitas yang diberikan oleh The Luxury Hotel ini juga bisa dibilang mumpuni. Terdapat 17 convention room and meeting, serta Grand Ballrom dengan kapasitas 2000 orang. Yang unik adalah, ketika kamu melihat pintu utama ballroom kamu akan melihat taburan emas Prada, sehingga kesan mewah dan mahal akan semakin terasa sekali.


Sumber foto : traveloka


Tidak hanya fasilitas function room-nya saja, The Luxury juga memberikan fasilitas untuk mereka yang membawa anak kecil. Di lantai 3 terdapat sebuah Kids Club ; anak-anak bisa bermain dengan mainan yang disediakan, selain itu juga bisa melakukan berbagai macam kegiatan yang menyenangkan seperti drawing, coloring, cake painting, dan banyak lagi. Ruangan Kids Club juga di design dengan sangat nyaman dan pastinya akan membuat si kecil betah untuk berada di Kids Club. :D


Sumber foto : traveloka



Sumber foto : syiwahoney.blogspot.co.id


Tidak hanya Kids Club saja, Trans Luxury Hotel juga memberikan fasilitas lain yang akan membuat anak-anak akan semakin betah, yaitu Sandy Pool. Ditambah lagi dengan pasir putih lembut yang langsung didatangkan dari Australia. Selain itu, orangtua juga tidak perlu khawatir jika ingin meninggalkan anaknya untuk bermain di tempat ini, karena nantinya akan ada rescue team yang siap untuk memantau kondisi kolam renang sehingga si kecil akan tetap aman ketika bermain.



 Sumber foto : syiwahoney.blogspot.co.id



Kalu si kecil diberikan fasilitas Kids Club dan Sandy Pool, maka tamu hotel yang sudah masuk kategori dewasa juga dberikan fasilitas untuk semaki membuat betah pastinya. Seperti tempat fitness yang ada di lantai 5, dan juga kamu bisa menikmati perawatan tubuh dengan spa dengan ditemani sayup-sayu musik Bali yang bisa membuat anda semakin nyaman bahkan mengantuk :)

Oh, iya untuk fasilitas restorannya pun tidak kalah mewah. Kamu bisa memilih diantara 3 kategori restorannya. Yang pertama adalah Club Lounge, untuk kategori ini dikhususkan bagi mereka tamu VIP yang sangat menginginkan menikmati hidangan secara privat.

Kategori kedua, diperuntukan bagi mereka yang ingin menikmati hidangan dengan berada di ruangan  yang memilik konsep  arsitektur dan interiornya yang terkesan mewah, tapi tentunya untuk tamu restoran di kategori ini akan semakin banyak. Dan yang terakhir adalah, kategori restoran yang memiliki konsep open air yang memberikan suguhan pemandangan dari kota Bandung.

Nah, karena sebelumnya sudah dikasih tahu kalau hotel ini menyatu dengan Trans Studio, Itu artinya para tamu jika ingin menyempatkan untuk mengunjungi Trans Studio, tidak perlu berkendara jauh, cukup berjalan kaki saja. 

Tans Studio merupakan salah wahana bermain indoor terbesar yang ada di Indonesia. Di Trans Studio, kamu akan bisa menikmati berbagai macam wahana mulai dari yang menantang adrenaline, sampai wahana edukasi pun ada.

Seperti Yamaha Racing Coaster, salah satu wahana yang akan menantang adrenaline ini mempunyai tinggi 50 meter. Kamu akan dibawa berputar putar dan berteriak selama 90 detik. Kecepatan coaster yang bergerak mundur ini bisa mencapai 120 km per jam. Untuk wahana edukasinya kamu bisa mencoba mengunjungi Sciense Center, di sini terdapat lebih dari 50 alat peraga dari berbagai bidang seperti Fisika, Biologi, Kimia, dan Matematika.

Nah, dear Young Lady and Traveler readers, itulah salah satu hotel mewah di Bandung yang bisa kamu nikmati jika ingin berlibur ke Kota Kembang Bandung dengan gaya kopermu. Oh, iya jika kamu tertarik dengan hotel ini kamu bisa melakukan pemesanan melalui situs travel online seperti Traveloka lho. Selain akan mempermudah, proses pemesanannya pun relatif cepat.
  

Ps. Well, kita lapan traveling bareng, nih? 

[Female Dairies - 32] Pengalaman Berbelanja di Adorable Projects

Hi, Assalamualaikum!





Saya kalau disuruh milih antara film atau pakaian, lebih mau ngabisin uang untuk jajan pakaian. Tapi kalau disuruh milih sepatu atau pakaian sementara dompet lagi tipis-tipisnya (baca : nggak ada uang) ya saya maunya jajan sepatu aja.



Anw, suatu waktu saya mau jajan sepatu dan sayangnya nggak sempat ke mall untuk belanja, bahkan sekadar window shopping aja nggak keburu. Jadilah jajan online pilihan saya. Lantas saya kebingungan, jajan di mana, nih?

Saat saya nanya sana-sini, banyak orang yang rekomendasikan @adorableprojects (instagram). Lucu, memang. Dan harganya termasuk yang sangat sebanding dengan modelnya. Namun, bagaimana dengan kualitasnya?

Some ppl said, barangnya nggak sesuai ekspetasi dan tapaknya keras. But the others said that only in Adorable Projects we can get a good quality.




Setelah saya nampung beberapa opini orang, saya pun langsung coba belanja. Dan tulisan ini dibuat berdasarkan opini pribadi, bukan sponsor atau endorse. I bought the shoes by my own money. Uang hasil jualan di @foreveryounglady_


Ekspetasi pertama saya pas dilayani mereka : cepat tanggap, ramah, nggak moody-an, bahkan admin izin atau minta maaf saat lama membalas. Saya sampai bilang kalau misalnya dilayani dengan ramah begitu, bawaannya jadi mau belanja terus, hahah. Gimana ya, adminnya ramah dan kali pertama kita chat untuk order, itu selalu diawali dengan perkenalan nama. Nama, lho. Nggak banyak Admin OS yang mau (atau berani) share identitas mereka. *brb stalk adminnya* 















Setelah itu, setiap tanya-jawab, bakal dijawab dengan sangat ramah dan kalau nggak jadi beli pun, oke aja, nggak dimaki. Saya pernah tuh, jajan di suatu OS dan saya sudah pasti beli tapi belum sempat bayar. Lalu sama adminnya saya dimaki bodoh bla bla bla. Setelah belanja di OS tersebut saya jual lagi produknya dan block itu OS (lanjutan curhat mengenai os yang ini di japri aja yes). Kesel. Tapi Alhamdulillah, nggak begitu kalau di Adorable Projects.

Terus ya, ini adminnya Adorable Projects (katanya beberapa teman) laki-laki semua. Jadi nggak moody-an dan kuat banget ngeladenin pertanyaan customer. Dijadiin pacar bisa nggak, sih? Eh, gimana 👻




Di sana tuh barangnya buatan Bandung dan load-nya penuh sekali, sepemantauan saya, sih. Soalnya ini-itu stock pada kosong. Kalau orangnya nggak sabaran seperti saya mah, males buat PO.


Ini di katalog


Ini packing-nya


Ini isinya. Mirip sama di katalog.


Tapak bawah dan dalam, sama empuk.



Nah, ini yang ditunggu-tunggu. Saya akhirnya pesan satu produk dan mau tahu kualitasnya. Ketika barangnya sampai, buka, cek, cium-cium, periksa sana sini, Hm. Bagus, kok. Barang yang saya beli mematahkan opini negatif yang orang lontarkan waktu lalu. Memang, pada awalnya saya sempat sekptis soalnya kalau lihat-lihat di galeri foto mereka, jahitannya itu ada yang nggak terlihat rapi. Sebagai orang yang sangat detail sama kerapian jahitan, itu jadi penilaian saya yang paling penting dalam membeli suatu produk.

Intinya, barang yang ada di foto sesuai dengan aslinya (berdasarkan apa yang saya beli), jahitannya rapi, tapaknya nggak keras, dan bagian dalamnya disediakan busa untuk menyerap keringat. Apakah saya akan membeli lagi di sana? Absolutely, for sure :)




Ps. Terima kasih untuk pelayanan baik dan diskon-an yang diberikan. Love it so much! Adorable Projects is definitely adorable!