[Fashion Insight - 11] Magenta isn't My Favorite Color, But...

Hi, Assalamualaikum!




Ini bersama beberapa tim PCCKA



Tampil saat lebaran harus pakai pakaian baru? Sejujurnya, itu memang pernah ada dalam ingatan saya semasa kecil. Mesti baru, biar ngejreng, biar kece, biar outstanding di Hari Raya, biar orang yang melihat kita bakal kagum dan ingat soal kekerenan ini. 

Tapi itu semasa saya kecil. 

Makin ke sini, saya sama sekali nggak mau dan nggak kepikirian untuk beli pakaian baru. Bahkan saya engap sendiri melihat banyak lemari di kamar dan itu pun pakaian masih tumpah ruah sampai makan tempat. Nggak, nggak boleh beli baju baru pas lebaran. Lagipula, dalam Islam dianjurkan, yang penting pakaian kita bersih.

...dan pakaianmu bersihkanlah, (Q.S. al-Mudatsir (74) : 4).

Nah, lebaran tahun 2016 ini pun, saya pakai pakaian yang sudah pernah saya pakai, tapi di mix & match saat saya kumpul bersama keluarga Papa, dan dari Bundo. Di hari kedua, saya kumpul sama keluarga Bundo yang kami namai PCCKA (Persatuan Cucu Cicit Kakek Amir). Baca cerita tentang Kakek Amir di sini.

Gamis ini merupakan bahan kaos yang dikasih Tante saya tahun lalu. Warnanya sama persis dengan tema blog ini. Magenta isn't my favorite color, tapi jadi warna branding saya sejak 2013, haha. Jadi, entah kenapa, tiap lihat apa pun (termasuk pakaian) yang berwarna ini, banyak orang yang bilang, mendadak ingat saya. Sudah boleh bilang kalau personal branding-saya berhasil, kan?

Bahan ini tebal, nggak terawang, meskipun saya suka kepanasan karena tidak menyerap dengan baik. Kamu, punya bahan seperti ini?

Dengan satu baju ini, kita (oh well, maksudnya saya) bisa bikin banyak variasi. Foto-fotomya sudah pernah di share di instagram @unidzalika dan apa yang saya pajang di sini merupakan jepretan pribadi. 





Ini pakaian lebaran hari kedua. Semuanya bukan pakaian baru.



Ini pas ketemu CEO salah satu perusahaan. Makan sambil meeting ~




Ini pas lebaran tahun lalu, masih bau baru. 




Mana di antara ketiga foto tersebut, yang variasinya paling kamu suka? Coba cek di sini, untuk lihat mix & match pakaian lainnya. Kedepannya akan saya update kalau pakai baju magenta ini lagi. Sebentar. Orang bilang sih ini pink fanta. Tapi kalau lihat di tabel warna, magenta. Ya apa pun sebutan warnanya, warna ini adalah branding saya! Dan perlahan jadi jatuh cinta sekali dengan warna ini 💕

[Female Dairies - 34] Hal Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Berlibur ke Manado?

Hi, Assalamualaikum!



  
Kira-kira, di akhir tahun ini, ke mana saja rencana liburanmu? Saya berencana akan pergi ke Cirebon, atau Padang, atau mungkin, kembali lagi ke Lampung. Tapi sempat juga sih, saya terpikir untuk pergi ke Manado. Sepertinya di sana menarik setiap mendengar cerita tentang Manado melalui Cicik Ai. Lagipula, dia juga bisa menemani saya kalau pergi keliling Manado, kan? Ya anggaplah saya jadi punya alasan untuk nggak takut pergi ke sana.


pexels.com



Omong-omong, saya sempat ditanya sama banyak pembaca bagaimana caranya membawa banyak bawaan dengan tentengan yang simple dan nggak rempong. Saya akan tuliskan barang apa saja yang saya bawa ketika melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggal.

Di bawah ini bisa jadi Tips Berlibur di Manado. Namun, apa yang saya tuliskan ini belum berarti bisa diaplikasikan juga ke kamu, ya. Selamat baca semoga bermanfaat!


1/ Siapkan Beberapa Pouch
Biasanya, saya hanya membawa satu tas ransel atau satu tas tenteng ketika pergi selama satu minggu. Semakin sedikit tas, akan semakin mudah juga untuk berkeliling ke tempat wisata. Sayangnya, barang bawaan itu banyak sekali. Untuk mengakalinya, saya selalu memasukkan barang di dalam pocuh sebelum masuk ke dalam tas utama.

Setiap pouch diklasifikasikan dari golongannya, haha. Saya selalu mwnyediakan tas kecil untuk makeup, peralatan mandi, pakaian dalam, alat teknis seperti tripod dkk, kerudung, dan pakaian. Jadi, mereka semua enggak pernah ada langaung di tas utama.

Ini buat saya pribadi sangat membantu memperluas ruang tas.


pexels.com



2/ Peralatan Skincare
Ada banyak hal penting yang mesti kita persiapkan saat memutuskan pergi jalan-jalan. Nah, sebagai orang yang concern dengan perawatan tubuh, buat saya membawa skincare ini wajib. Mulai dari wajah. Saya selalu membuat daftar peralatan apa saja yang harus dibawa, dan jika sudah dimasukan dalam tas, daftar tersebut tinggal dicoret.

Kita perlu membawa toner, moisturizer, sunscreen, dan juga lip care atau lip balm yang memiliki SPF. Oh ya, sunblock untuk tubuh, ini pun wajib dibawa. Hal penting lainnya, saya suka membawa remover dan sabun muka non deterjen.


3/ Tinggalkan yang Tidak Perlu!
Saya biasanya membawa buku ke mana saja. Tapi ini bikin sempit tas. Jadinya setiap saya pergi traveling, buku bacaan saya tinggal. Lagipula zaman sudah semakin berkembang, di mana kita bisa baca buku secara online. Jadi, yah... Kalau mau baca tinggal buka hape.

Nah, sebelum pergi berlibur, hal-hal seperti itu wajib diperhatikan dan disortir sebelum packing. Apa saja sih, yang kira-kira enggak akan kita gunakan selama liburan?

Saya pun biasanya menghindari membawa banyak gadget. Cukup kamera dan ponsel, lainnya ditinggal. Ini juga berguna untuk menjaga barang bawaan tetap aman. Dan mengindari terjadinya pencopetan.

pexels.com



4/ Perhatikan Cara Melipat Pakaian
Ini juga penting. Saya selalu mencari bahan yang ringan dan membawa pakaian yang bisa dipakai dua kali. Dipakai dua kali maksudnya, pakaian yang bisa di mix & match.

Pakaian berbahan ringan akan cepat kering kalau misalnya nanti main hujan-hujanan di Manado. Selain itu, bahan ringan memudahkan saya dalam packing. Dan membuat bawaan jadi enggak berat.

Untuk melipatnya, saya terbiasa menggulung pakaian. Bukan melipat seperti di lemari, atau seperti dari laundry. Teknik menggulung pakaian ini membantu kita untuk mempertahankan bentuk pakaian (maksudnya jadi enggak lecek), dan memperluas ruang tas.

Agak bingung untuk menjelaskan bagian ini, sih. Cek aja deh pakaian saya di Instagram @unidzalika untuk paham bahan ringan, dan mix & match itu maksudnya gimana :D


5/ Bawa Air Mineral!
Ketika yang lain saya sortir supaya enggak menuhin tas, khusus yang ini wajib dibawa. Kita boleh meninggalkan barang krusial seperti penjepit bulu mata atau foundation. Boleh juga enggak bawa buku dan tablet atau laptop. Namun, untuk yang satu ini wajib sekali dibawa. Berat, memang. Tapi kita enggak pernah tahu seberapa butuhnya tubuh dengan air. Lagian nih ya, untuk menjaga tubuh tetap sehat selama berlibur, kita wajib konsumsi air mineral

Bawa! Jangan ngandelin pikiran bahwa kita bisa beli di warung terdekat.



Itusih, lima poin penting yang selalu saya terapkan sebelum pergi liburan. Omong-omong, ada rekomendasi nggak, kalau ke Manado enaknya ke mana saja? Selain Pasar Tomohon, ya. Saya nggak mau ke sana :(


(*)

[Fashion Insight - 10] Me and My Favorite Jampuk with Mudagaya

Hi, Assalamualaikum! 




Saat SMP, sepulang ibadah magrib yang dilakukan berjamaah bersama kawan-kawan, ada rusuh di tengah jalan. Saat itu tahun 2005, sekolahan saya masih belum banyak lampu dan penuh pohon bambu. Rusuh seperti itu biasanya karena isu soal hantu.

Eh, ternyata bener.

Konon, seorang kawan mendengar suara burung hantu. Dan kami heboh dibuatnya. Mereka takut. Sebab, katanya kedatangan hewan tersebut pertanda buruk. Terus namanya kami masih bocah kan tuh, ya heboh lah. Begini - begitu, ada yang komat-kamit solawat, ada juga yang bodo amat.




Entahlah. Jauh sebelum dia heboh, saya sudah sering mendengar suara burung hantu. Bahkan, saya sering melihatnya. Dan saya enggak takut.

Pernah suatu kali saya duduk sendiri. Dan ada burung hantu di sebelah saya. Dia bersenandung kecil yang mana menurut orang itu pertanda ada hantu. Namun, saya justru merasa terhibur. Saya suka suaranya. Saya suka caranya ber-u-u-u-u-u. Saya merasa, dia bernyanyi untuk saya yang sedang pilu ---saat itu.

Tahun 2012, saya hendak mengadopsi celepuk --jenis burung hantu jawa yang lebih ramah untuk tinggal di rumah. Sama Bundo sih, dibolehkan. Tapi Nona sama Uda melarang. Seram, katanya. Dan karena sudah terpengaruh dengan stigma masyarakat juga sih ya, jadinya begitu... Lalu, demi menjaga kerukunan adek-kakak di rumah, saya pun mengalah.

Burung hantu, ialah hewan favorit kedua saya (setelah Musang, tentunya). Dan enggak banyak orang yang tahu kalau saya suka sekali dengan burung hantu. Kesukaan saya itu akhirnya direpresentasikan dengan hanya memiliki karikaturnya.

Akhir tahun ini, saya baru tahu ada brand Mudagaya, produk lokal asal Cimahi yang memproduksi tas dengn kualitas sangat bagus. Mereka baru mengeluarkan seri JAVAS, di mana semua desainnya mengusung gambar-gambar yang kental dengan kekayaan alam pun budaya Indonesia.




Saya katakan kualitasnya bagus sekali, karena begitu tas ini tiba di tempat saya, hal pertama yang saya cek adalah jahitannya. Bagus ; enggak berantakan, susunannya sejajar. Kokoh. Dan rapi. Sebagai anak penjahit, ini semacam kebiasaan saya untuk ngecek dulu jahitannya. Saat tiba, tas ini dilengkapi dua plastik berudara untuk menjaga bentuk tas ini enggak berubah.

Di dalamnya, ada tiga kantong yang satunya pakai resleting, dua lagi tanpa tutup. Tas ini juga dilengkapi dengan tali panjang. Fungsi dari semua kantong dalam tas itu, kira-kira begini ;

1 resleting utama.
1 slot resleting.
1 saku depan.
2 slot serbaguna.

Nah. Keyakinan Mudagaya akan bagusnya kualitas produk mereka ini, dibuktikan dengan keberanian mereka melakukan pengiriman ekspor, lho. Di tahun 2017 besok, Mudagaya mulai resmi mengekspor produk-produknya ke negara tetangga, yaitu Malaysia, Burnei dan Vietnam. Sounds amazing, eh?!










Yang saya punya ini serial JAVAS dengan gambar JAMPUK ; sebuah motif burung hantu yang sangat menggemaskan dengan nuansa natural. Tas ini menambah koleksi saya terhadap gambar burung hantu!

Dimensi

Panjang 33 cm

Lebar 12 cm

Tinggi 19 cm

Berat 360 gr

Bahan Baku : Canvas Water Repellent.

Faux Leather.

Aksesoris

Fur Fabric.

Suede Embroidery.



Dan bukan cuma Jampuk aja yang keren, sih. Semua seri JAVAS dan juga seri lainnya ini cukup unik dan sepertinya wajib dimiliki sama perempuan Indonesia. Saya bangga banget, bisa pakai produk lokal sekeren ini.




Kamu bisa cek galeri Mudagaya di Instagram mereka. Kalau mau beli, bisa juga langsung kontak distributornya. Nanti, kamu akan diarahkan ke distributor terdekat di kota kamu. Atau mau beli yang kayak punya Uni, biar samaan? Boleh :)

(*)


www.mudagaya.com

Email: info@mudagaya.com

@mudagayaOnline

@mudagaya



CV. Kharisma Mudagaya Laksana.

Jl. Panembakan No.17, Padasuka - Cimahi Tengah

Cimahi, 40526

Telp: +62 - 226610444
 

Kenangan Saya dengan Frisian Flag Susu Kental Manis serta 95 Tahun Perjalanannya di Indonesia.

Hi, Assalamualaikum!




Judulnya panjang sekali, ya. Kayak judul skripsi, hehehe. Tapi siapa sih, yang nggak punya kenangan dengan Susu SKM (Susu Kental Manis) dari Frisian Flag? Di dunia saya (baca : lingkungan sekitar), hampir semuanya pernah dan masih mengkonsumsi susu yang lebih dikenal dengan Susu Bendera ini.


Maudy Ayunda dan Asmirandah
Difotoin sama : @travelerien


Mulai dari abang martabak di depan terminal, abang Martabak yang saya temui di Lampung, ibu-ibu yang jual jus buah aneka rasa di setiap depan gang, sampai di rumah saya pun, semua pakai Susu Bendera. Selain rasanya enak, harganya sangat murah tapi punya kandungan gizi yang melimpah.

Kalau bahas susu ini, ingatan saya berkelindan dengan iklan susu di tivi yang menampilkan dua anak kecil sambil bilang, "ini teh, susu?"

Itu salah satu iklan Indonesia terbaik yang pernah saya saksikan. iklan semasa saya remaja itu sungguh terngiang-ngiang. Namun, semakin beranjak dewasa, saya semakin selektif terhadap makanan dan segala hal yang akan saya konsumsi. Dan saya penasaran seperti apa sih, cara pembuatan susu SKM ini? Kenapa sih, manis banget? Kenapa ya, kok bisa digemari banyak orang? Steril nggak sih pembuatannya? Dalam pabriknya kayak apa, ya?

Jawaban yang saya dapat di Google nggak begitu memuaskan. Terlebih, saya lebih senang melihat langsung sebagai pembuktiannya. Tapi, yah. Sebagai rakjel saya hanya bisa lihat pabriknya yang di Pasar Rebo dan Ciracas dari jauh ; setiap pergi ke rumah Uda yang rumahnya di Kramat Jati.

Tapi ketika kita berikhtiar, Allah akan selalu kasih jalan. *benerin kerudung* Singkatnya, saya mendapat kesempatan dari Susu Frisian Flag untuk menghadiri pabriknya yang di Ciracas! SENANG BANGET, TERIMA KASIH YA ALLAH!




Oke, kalem lagi.




Eh sebentar. Di antara kamu semua yang sedang baca ini, mungkin ada yang enggak tahu apa itu Susu Bendera. Mungkin. Ya kali aja. Ada nggak? Nggak apa-apa kalau belum tahu. Saya jelaskan sedikit ya, apa sih Susu Bendera itu?


Susu Frisian Flag ini, dari PT Frisian Flag Indonesia (FFI). Perusahaan tersebut memproduksi susu khusus untuk anak-anak dan keluarga yang mana merupakan susu nomor satu di Indonesia. Susu ini sudah ada sejak tahun 1922 yang mana hampir 95 tahun usianya di negara kita.

FFI ini juga bagian dari FrieslandCampina --sebuah koperasi peternak sapi perah terbesar di dunia yang berpusat di Belanda. Setiap hari FrieslandCampina ini menyediakan pangan kaya gizi ke jutaan konsumen di seluruh dunia, lho. Makanya nggak heran kalau susu FF bisa memberikan sumber gizi di dalam susu yang mereka buat.

94 tahun yang lalu, susu ini namanya pakai bahasa Belanda dan pabalieut (rumit) untuk diucapkan masyarakat kita. Ini menjelaskan why mostly people says FF as Susu Bendera. selain lebih akrab di lidah, ini juga jadi nama iconic Frisian Flag. Kalau di warung sih, Bundo biasa bilangnya "Mau SKM (Susu Kental Manis) dong" terus sama ibu warung dikasih dah serenceng.

Anyway, berangkatlah saya dan beberapa teman blogger lainnya ke Ciracas, Rabu kemarin (23/11/16). Saya sama Rani tiba pukul 08.40 dan langsung disuguhi form tamu. Kami pun dibimbing sama petugasnya untuk tetap di jalan yang benar. Eh maksudnya, jalan di zebra cross. Saya diuber gitu deh karena jalan sembarangan. Pokoknya masuk ke pabrik itu harus tertib!


Ini pas saya sama Maudy Ayunda baru tiba. kami mash berantakan yang lain sudah pada touch up semua. Betapa dunia sungguh enggak adil
Dari kamera : Mbak @ratnadewime



Tebak. Ada di manakah Uni Dzasmirandah? :D
Dari kamera : Abnag Fotografer


Dikasih makan siang yang banyak sekali. Sambil makan, Mbak @travelerien jadi mamarazi! 


Dari kamera... kamera siapa ini, oy?


Membahas peliknya dunia dan ancaman yang akan datang di masa depan.


Ada warung di dalam gedung. Mau jualan dulu ~
Difotoin sama : Rani.


Beres isi form, ketemu sama Mbak Rien dan yang lainnya. Kami langsung harus ke atas. Sama halnya saat naik tangga. Harus berpengangan tangan. Eh bukan. Harus berpegangan pada gagang tangga. Pokoknya harus! Saya (lagi-lagi ditegur karena nggak pegangan). Goldar B emang susah ya, dibilangin.

Sesampainya di atas, ternyata ketemu lagi sama blogger dari kloter lain. Kenalan, foto-foto, susu break, baru deh acara dimulai.

Serangakain acara memberikam edukasi soal FF ke kami. Pembicaranya ada :

Bpk. Andrew F. Saputra, Corporate Affairs Director PT. Frisian Flag Indonesia.
Bpk. Aryono B. Ardhyo, Corporate R&D Manager PT. Frisian Flag Indonesia.
Ibu Tanti, Marketing Manager PT. Frisian Flag Indonesia.

Mereka saling bergantian menjelaskan mengenai sejarah, perjalanan, dan juga inovasi yang dilakukan FF selama hampir 95 tahun di Indonesia.

Salah satu yang paling saya ingat dari penjelasan soal FF atau Susu Bendera ini adalah, dalam kandungan susu terdapat gizi makro (Karbohidrat, Protein, Lemak) dan gizi mikro (9 vitamin & 5 mineral) yang mana anjuran untuk minumnya mesti dua gelas per hari.


Ini minuman Asmirandah dan Maudy Ayunda. Dibuatin sama barista sebgai contoh bahwa susu SKM bisa dipakai di segala jenis menu minuman.


Barista abal-abal

Ini ketiga jenis minuman yang dikreasikan dengan Susu Kental Manis Frisian Flag
foto milik : @travelerien




Di sana juga kami dikasih contoh bikin minuman pakai susu kental manis. Bisa pakai biskuit, pakai daun mint,  apa saja, bisa. Kita bisa mengkreasikan minuman atau makanan menggunakan Susu Kental Manis Cokelat, atau Susu Kental Manis Full Cream, atau yang Susu Kental Manis Gold.













Susu kaleng SKM FF juga sudah melakukan inovasi. Jadi kita nggak perlu lagi ngebacok kaleng dengan golok sambil digetok pakai batu gitu. Sekarang cukup ditekan atau dibuka kayak kemasan minuman kaleng, dan kebuka deh, kaleng SKM-nya.

Suatu kehormatan and lucky me, we came inside ke pabriknya dan dipakaikan baju pabrik, sepatu khusus, masker, earplug, juga harus cuci tangan sebelum masuk. Harus jalan di jalur yang disediakan. Enggak boleh pegang ini itu apalagi grepe-grepe teman sebelah.


para alien imut sebelum berangkat ke dalam pabrik


Ini saat susu telah dikemas dalam dus, diangkat ke atas untuk langsung masuk ke dalam pendistribusian. Semuanya saat dalam pengepakan, yang handle mesin jadi bersih dari tangan manusia.
Foto milik fotografer


Ini proses sebelum diangkat seperti foto sebelumnya. Kalau misalnya ada yang catcat akan atomatically denied.


No makeup on ~ gapapala ya, yang penting sehat :')


Ini setelah kami kembali dari pabrik.


Pabriknya luas, bersih, dan hampir seluruh prosesnya dikerjakan oleh mesin. Manusia tugasnya yang ngecek dan ngangkut barang yang udah di dus-in gitu. Ini menjawab pertanyaan saya, bahwa proses pembuatan Susu Frisian Flag steril dan terjamin.

Puas sekali! Saya dapat banyak ilmu, banyak pengetahuan baru, teman baru, dan saya akan semakin rajin minum susu Frisian Flag :D


Pulang, bawa banyak sekali goodie bag berisi penggorengan, teflon, blender, spatula, tupperware, termos, dan masih banyak lagi. fotonya cek di instagram @unidzalika ya :)


Saya senang sekali, dan sangat bersyukur karena akhirnya dapat melihat isi pabrik susu FF, bisa tahu dan lihat langsung proses pembuatannya, dan bakhirnya mengerti, bahwa susu FF ini manis sekali karena gulanya berfungsi sebagai pengawet alami. We don't have to worry about this. Asal diminum dengan takaran yang tepat, Susu FF ini akan bermanfaat di dalam tubuh.


Terima kasih teman-teman untuk keseruannya, juga terima kasih Frisian Flag dan FrieslandCampina atas undangannya! I'm definitely happy! (*)


Mau Berbelanja di Ezbuy Indonesia? Ini Pengalaman Saya

Hi, Assalamualaikum! 


Dalam urusan mengeluarkan uang, saya berkomitmen untuk mencatat apa saja yang HARUS dibeli, bukan mencatat apa yang INGIN dibeli.

Tapi itu komitmen baru-baru ini, di tahun 2016. Setelah tahu betapa nyari uang sama susahnya seperti mencari jodoh. Dulu sih, saya implusif-nya keterlaluan. Ini itu dibeli (walaupun itu juga semuanya pakai uang sendiri. Saya pantang boros pakai uang orangtua dan keluarga).

Nah, masalahnya sekarang ini adalah, KEHARUSAN saya lebih banyak dari KEINGINAN which is mean pengeluaran saya juga sama aja banyaknya kayak zaman dulu :D Yaelah, cuma beda keharusan dan keinginan aja, gimana dong ini :(





Saya pun ngutak atik manajemen keungan saya, dan akhirnya menemukan solusinya. Anyhow untuk kamu yang juga mengalami hal sama seperti saya, barangkali solusi ini cocok : berbelanjalah di tempat yang kualitasnya bagus, tapi harganya murah. Dalam hal ini, saya memercayakan pada Ezbuy, yang mana kita bisa langsung belanja di website-nya di Ezbuy.com :)


 Tanggal 11.11 kemarin, saya akhirnya belanja di Ezbuy. Seperti yang sudah saya bilang di posting-an sebelumnya, ini tuh barang dikirim langsung dari Cina, kan, ya. Nah, membeli barang langsung dari sana, bikin harganya jauh lebih murah. Produknya pun lengkap mulai dari pakaian wanita & pria, sepatu, produk anak-anak, rumah & taman, kecantikan, kesehatan, olahraga, perlengkapan kantor, gadget, dan masih banyak lainnya.

Namun, prosesnya ini agak gampang-gampang susah tapi seru banget kalau belanja di sana. Semuanya ada! Kalau saya se-kaya Pak Trump --Predisen Amerika sekarang itu, mungkin saya bakal nyisihin waktu mau cek website Ezbuy berkali-kali untuk jajan.

Dan Subhanallah, kemarin banyak juga yang nanyain ke saya gimana cara pesan di sana karena kesulitan. Well, let me help you, Young Lady. Simak seluruh penjelasan saya di bawah ini, tentang bagaimana caranya membeli barang lewat Ezbuy. And... Gentle reminder, tulisan kali ini akan sangat panjang, dan semisal kamu jenuh, silakan langsung saja buka website Ezbuy di Ezbuy.com terus langsung belanja. Ehehehe :')

Tapi gimana caranya belanja di sana, ya? Nah. Makanya simak!


Tampilan pertama. Disediakan pilihan bahasa


login dahulu


1/ Lakukan Pendaftaran
Untuk belanja di san, kamu perlu daftar di akun Ezbuy. Pertama buka website-nya, pilih bahasa yang kamu mau, lalu klik daftar di bagian kanan atas atau ke ;


And FYI, you can receive a 50 IDR voucher after register to use within 7 days as bonus! HOAH! Daebak ~~


banyak pilihan apa yang kita mau
 

bagian fashion yang banyak ragamnya.


Bagian makeup yang lengkap dari Cina, Korea, Eropa, lengkap semua


My Favorit things!





2/ Choose Your Stuff's
Setelah itu tinggal klik home dan tinggal cari produk favorit, eh maksudnya produk yang harus kamu beli, eh sekalian yang kamu mau boleh juga deh ya mumpung murah, terus kalau sudah, tinggal tambahkan ke dalam keranjang.

Kalau lagi banyak uang, buka aja semua kategori. Ya ampun saya sama Bundo bahkan sampai hari inni masih suka mantengin website Ezbuy saking sukanya. Tampilan web ini nyaman di mata dan mudah banget dijelajahi. Makanya betah.
Tapi, tips untuk kamu nih. Kalau lagi mepet banget harus belanja dengan budget terbatas, ya langsung klik search aja produk yang kamu maksud.

Oh ya, karena ini produk lamgsung dikirim dari Cina, pastikan kamu memesan barang yang benar dan juga kamu perlu masukan pesan di kolom keterangan. Misalnya, mau barang jenis apa, warna apa, ukuran apa.. 

bberapa list yang di dalam keranjang
 




3/ Cek Keranjang Belanjaanmu
Kalau sudah klik sana sini, cek lagi keranjang belanjaanmu. Apakah barang yang dimaksud sudah benar? Apakah itu barang ada yang double click atau jumlah pesanannya sudah benar? Kalau saya sih, malah saya hitung manual dulu menggunakan kalkulator, kira-kira totalan yang dibeli berapa, haha! Semisal sudah oke, langsung klik checkout.

Kalau kesulitan, kamu pun bisa chatting sama customer service Ezbuy, lho. Buat saya, ini salah satu KEUNGGULAN dari Ezbuy yang jadi HIGHLIGHT. Saya enggak pernah kontakan sama CS tiap jajan di website online. Tapi di Ezbuy, CS datang sendiri dan nanya apa ada kesulitan. Dan saya emang kesulitan watu melakukan pembayaran. Sempat panik juga sih. Akhirnya malah jadi chatting-an dan sempat lupa belanja. Duh, Uni mudah sekali gagal fokus, ya.

Eh tapi serius. Tanya apa pun saat kesulitan. They will help us







4/ Pilih metode Pengiriman
Berikutnya, kita akan dilampirkan barang apa saja yang akan dikirim (hasil yang ada di keranjang) lalu pilih mau dikirim pakai apa. Mau lewat udara, atau laut?

Tips dari saya nih. Pilih jalur udara kalau kamu menginginkan produk datang lebih cepat. Tapi, untuk kita yang mau lebih hemat ongkir, pakailah jalur laut.





Eh, eh. Jangan lupa. Kamu bisa menggunakan Voucher Rp 50 rb yang dikasih di awal, atau pakai poin kredit lainnya, yang mana bisa dicek di akun kita.

Selain itu, cek lagi deh, keterangan jenis barang di bagian bawah tiap produk. Ada dua jenis nih. Ada BUY FOR ME dan EZBUY. Nah, perbedaan ini enggak bisa dijadikan satu pembayaran. Artinya, kalau kamu beli produk dan jenisnya beda, pembayaran mesti dilakukan terpish. Jadi, cek lagi. Apakah barang yang dipesan adalah yang BUY FOR ME atau EZBUY. Untuk lebih jelasnya, klik gambar untuk baca jawaban Kak CS soal ini ya :)

5/ Put Your Address
Setelah pilih metide pengiriman, akan ditotal jumlahnya berapa. Kelihatan deh totalan harga produk, dan juga harga ongkir per barang, serta harga shipping. Klik next setelah kamu deal dengan harganya. Kalau merasa kurang, tinggal tambah lagi barangnya di keranjang. Kalau lebih? Tinggal delet barangnya di keranjang. It's very easy and simple, isn't it?

Jika sudah deal nih. Kamu tinggal tambahkan alamat dan konfirmasi orderan. Nantinya, kamu akan menerima notifikasi bahwa order telah dikonfirmasi dan kita diminta untuk melakukan TopUp untuk saldo akun dalam 72 jam. Of you didn't TopUp, your order unfortunately would be cancelled in automatically.

6/ Makanya, TopUp!
Top Up saldo akun ini adalah kewajiban, dan bayarlah produl yang kita pesan sebelum 72 jam dari jam kamu checkout.
Ezbuy ini menyediakan beberapa metode lokal untuk memudahkan pembayaran kita, kok. Disediakan Kartu Kredit, transfer ATM, toko serba ada (Alfamart & grup), serta DOKU Wallet. Setelah kita melakukan pembayaran, maka kita tinggal menunggu tibanya pesanannya.

Dan nunggu barang tiba, lebih cepat dibanding nungguin dia yang enggak datang-datang. :")

7/ Just Wait and See ~
Selama nunggu barang tiba, kamu bisa kayak saya ; cek dan windows shopping lagi. Awas, ati-ati kalap belanja! :D

Untuk memudahkan kamu, saya kasih nomor kontak mereka jist incase you get confuse or something else. Ezbuy ini memiliki Layanan Pelanggan yang sangat bersahabat untuk membantu kita dalam setiap langkah yang dibutuhkan. Baik ya :')


Kontak Layanan Pelanggan

No Hotline : (021) 30068814

E-mail : supportid@ezbuy.com


Oh ya, there's something necessary that I should tell you about... Jadi, kira-kira bulan September, atau sekitar  4 minggu terkahir kemarin, sempat terjadi isu besar terkait Badai Topan di Cina :( Dan sempat juga ada isu kasus Pungli di Indonesia.

Berita enggak baik tersebut, akhirnya berpengaruh juga terhadap pengiriman internasional yang mana, memiliki dampak keterlambatan. Tentunya, masalah ini merupakan hal di luar dugaan kita semua, terutama pihak Ezbuy. Wajar kalau banyak cust atau kamu semua yang sedang baca ini, mengaku kecewa atas keterlambatan sampainya paket.

Namun, pihak Ezbuy tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab kok, dengan memenuhi Kebijakan Ontime Shipment Guarantee untuk setiap parcel yang terkena dampak tersebut. So you don't have to worries about these, just sit down and relax sambil menunggu paket datang. Oke? Saya juga masih nunggu barang datang kok.

Berita baiknya? Karena dampak isu yang dibahas di atas, maka Ezbuy memberikan banyak point diskon untuk kita nih. Jadi, ada diskon 50% untuk Ongkir Jalur Udara. Periodenya sampai kapan? Nah, ini masih dirahasiakan. Jadi, buruan deh belanja lagi sebelum promonya hangus. Yuk!

Bagaimana? Sudah jelas, belum? Kamu kalau mau jajan di sana, barengan dong. Biar kita bisa PTPT dan hemat uang shipping-nya :D Saya mau belanja lagi ((LAGI)) besok, nih. Barengan nggak?


And last but not least,
Happy Shopping, Young Lady! (*)