Skip to main content

Tips Memilih Baju Kaos dengan Baik


  
Hallo, Young Ladies, Assalamualaikum! Bagaimana kabarnya? :)

Sedikit cerita nih... Bagi saya, selain untuk menutup aurat, pakaian juga menjadi sebuah alat yang mampu mengungakapkan bagaimana personality seseorang. Itu sebabnya tiap orang memiliki ciri khas masing-masing, misalnya Andien yang selalu tampil dengan busana vintage, Tiffany ‘SNSD’ Hwang yang girly sering memakai rok dan busana bernuansa pink, atau Nuh Evita yang tampil dengan gaya chic effortless, di mana tampilan itu membuat kita sedikit banyak menilai seperti apa mereka. Selain dari jenis pakaian yang dikenakan, kita juga dapat melihat dari sisi lain. Orang yang menyukai kebersihan tentu akan memakai pakaian yang bersih, rajin mengganti pakaiannya, dan bajunya tidak kusut. Sepakat atau tidak?
  

source pict from pixabay.com



Sebaliknya, kalau dia malas, kita bisa lihat pakaiannya mungkin belum ganti beberapa hari dicium dari baunya, juga terkesan lusuh dan lecak. Tapi bukan berarti sama rata ya, tidak semua orang seperti itu dan saya hanya berkata subjektif menurut saya. Sebab kebersihan bagian dari iman, sebaiknya bukan sekadar gaya saja yang diperhatikan tapi juga kebersihan pakainnya. Nah, seperti apa pun tipe signature style-nya, saya pikir semua orang seharusnya memiliki kaos sekalipun hanya satu buah.


Saya pribadi, dominasi pakaian saya lebih formal, tidak ada kasualnya sama sekali sampai dikira orang mau pergi ke mana karena selalu tampil rapi. Saya tidak tahu genre pakaian saya, karena biasanya memakai yang membuat saya nyaman dan saya suka. Tidak pernah berniat menjadi trendsetter atau pelopor, tapi tidak juga menjadi pengikut style seseorang. Namun, tidak jauh dari tampilan rok lebar, baju gombrong, dan kerudung penuh corak atau warna-warna agak mentereng, yang mana dapat kamu lihat melalui instagram pribadi saya.

  
Di antara pakaian formal yang tertimbun di lemari, apakah saya punya kaos? Tentu saja, ada banyak malahan. Kaos pendek biasanya saya gunakan untuk di rumah, sebagai baju tidur, atau dipakai sebagai daleman baju jika saya merasa outfits saya terlalu tipis. Itu juga alsan mengapa saya terlihat gemuk di kamera, karena sering menumpuk pakaian di badan. Dari beberapa kaos yang saya punya, ada kaos 3 Second yang menurut saya bagus dari segi jahitan maupun bahannya. Brand distro asal Bandung ini memang punya kualitas dan ciri khas yang untuk pada setiap kaosnya. Lantas, bagaimana cara memilih kaos dengan benar?






1. Cek kualitas jahitannya.

The most important things is kualitas jahitannya, tidak peduli dari brand mana dia berasal, hal pertama dan paling penting adalah memeriksa mulai dari pinggiran kaos, leher, dan bagian bawah lengan. Sebab jahitan yang tidak baik akan membuat pakaian jadi tidak nyaman saat dikenakan. Selain itu, jika jahitannya tidak rapi atau tidak kokoh, kaos sudah pasti tidak dapat bertahan lama. Perhatikan juga bagaimana kerapian jahitannya. Apakah sisi kaos dijahit dengan panjang sama rata? Apakah jahitannya berada di titik temu yang sama atau selisih? Apakah obrasannya menggunakan benang yang bagus? Itu semua harus dilihat. Kaos yang mahal harganya tetapi memiliki hasil jahitan jelek, maka akan terlihat seperti barang murahan.

  

2. Periksa bahannya.

Kamu juga harus melihat bahannya karena kaos merupakan pakaian kasual yang seharusnya membuatmu nyaman dan dapat menyerap keringat. Pilihlah kaos dengan bahan combat atau spandek. Bahan kaos yang biasa dijual di distro seperti 3 Second, meskipun produk lokal tapi memiliki bahan yang bagus dan cocok dipakai seharian untuk beraktivitas.


3. Sesuaikan dengan budget.

Jika kamu telah melihat suatu kaos memiliki bahan yang cocok untuk kamu pakai dan jahitannya bagus, kamu pun perlu menyesuaikan dengan budget yang kamu punya. Jangan sampai kamu memaksakan diri untuk membeli kaos mahal karena gengsi tetapi tidak sesuai dengan kantongmu. Jangan juga membeli karena merasa malas memilih dan malas mencari. Kaos yang baik seharusnya dapat bertahan lama sekalipun sudah dipakai dalam jangka waktu yang lama.



Nah, selamat memilih kaos untuk melengkapi koleksi pakaianmu, ya. Semoga tips di atas bermanfaat. (ads)

Comments

  1. Tapi 3 second itu nggak ada ukuran bigsize ya un

    ReplyDelete
  2. bener sich hal pertama yang mesti di cek kalo beli kaos itu pasti kualitas bahannya.. kebanyakan kaos tuh tipis2 ya uni :)

    www.sistersdyne.com

    ReplyDelete
  3. yg combat atau spandek yah.. oke deh nanti kalo belu kudu pilih2 lagi.

    btw, kalo beli pakaian gtu biasanya pas gajian sih. 😂

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hal yang paling enak tapi sangat menyebalkan adalah mengeluh. Tapi enak. Tapi nyebelin. Kamu suka ngeluh, nggak? Uhm, saya mau ngeluh nih di postingan ini, hehe. Jadi, waktu itu pernah cek kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular. *Berubah jadi Medusa*


Selain itu, bibir saya tuh ekstrim banget, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah gitu aja. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, padahal udah minum air mineral 2-4 liter sehari. Memang ini sih, kayaknya perawatan luar juga diperlukan. Nah, pas coba ini-itu, apa aja, tetap nggak mempan ; bibirnya selalu mengelupas dan berdarah, kulit saya keringnya saingan sama ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. *insert emote sedih* .
Suatu waktu pas lagi reunian, seorang teman SMA asal Pakistan ngaku kalau dia punya kondisi kulit sama, dan…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…