#PromptMFF : 29 Februari




Lelaki berbadan tanggung yang sedang berkumpul di pub bersama kawannya, barangkali tahu bahwa Maria selalu mengamatinya dari kejauhan. Kelak, lelaki itu harus tahu bagaimana Maria mencintainya sebegini dalam. Ia menunggu lelaki itu berpisah dari kerumuman dan berjalan menuju arahnya.

Maria tahu dirinya berbeda. Berbadan sintal pada pemerintahan Ratu Elizabeth merupakan kecantikan mutlak para wanita -begitu yang selalu ia dengar. Namun, tubuh kurusnya bak gelandangan tidak membuatnya gentar mengatakan cinta. Lelaki itu keluar dari pub dan Maria gegas menghampirinya.

"Hai, jerk," lelaki itu tertawa mengejek.

"Apa?"

"Sepuluh kali tahun kabisat, aku pastikan kamu tetap kerempeng. Ratu pasti malu punya rakyat sepertimu."

Maria merasakan pipinya memerah, dadanya memanas. Ia akan buktikan, bahwa ia akan gemuk. Bahwa ia bisa cantik.

~

"Ini tahun kabisat?" tanya Maria sambil bersusah payah keluar kamar dibantu dengan pengasuhnya.

"Ini tahun 1864, Madam." 

Betul, ini kabisat pertama di masa Ratu Victoria. Maria terkekeh. Ia belum sekalipun keluar rumah kecuali hari ini. Meski kesulitan, ia yakin tubuh gempalnya kini begitu menggoda. Tetapi, tetapi matanya membelalak melihat para wanita sibuk memakai gaun ruffle dengan pinggul begitu kurus -percis dengan dirinya semasa muda dulu. 

"Kenapa mereka semua kurus?"

"Kurus itu standar kecantikan di abad sekarang, Madam."

Mendadak Maria merasa mual.







➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


Ps. 

1/ 199 words tanpa catatan kaki.

2/ Ditulis untuk Prompt 105 Monday Flash Fiction.

3/ Masa transisi pemerintahan Ratu Elizabeth I dan Ratu Victoria di Inggris mengalami banyak perubahan drastis dalam bidang fashion dan standar kecantikan. 



Comments

  1. Keren.. Saya juga jadi penasaran baca artikel "cantik itu kurus atau gemuk, sebetulnya?"..

    ReplyDelete
  2. Huaaa... keren seperti biasa. <3

    ReplyDelete
  3. Hmmm... Maria nggak jadi diri sendiri. Waktu kurus merasa rendah, giliran udah gemuk merasa mual. Eh, gitu deh pokoknya. Semoga cewek-cewek sekarang nggak kayak Maria :))

    ReplyDelete
  4. Karena cantik itu relatif. Standar cantik di mata setiap orangpun berbeda-beda, yang pasti tiap wanita itu terlahir cantik kok.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong