SEPI

H+6 selepas Lebaran, dan Ramadan sudah pergi. Tentu dia akan datang lagi tahun depan inshaa Allah, hanya saja kita tidak pernah tahu apakah usia kita masih cukup untuk menyambut kedatangannya.

Omong-omong soal bulan Ramadan kemarin, semuanya bagi saya terasa berbeda. Rumah sangat ramai karena keponakan saya berkumpul untuk beberapa minggu. Bahkan, abang ikut sahur dan full berpuasa selama Ramadan. Betul-betul berpuasa sampai magrib dan saya tahu, dia jujur. Tidak sembunyi makan atau minum karena saya selalu bersamanya. Memang, jam sahur kami berbeda. Abang, dan keluarga lainnya bangun pukul tiga dan saya pukul empat, kami tidak pernah sahur bareng karena tidak mungkin keluarga menunggu saya seorang diri. Ah, saya susah sekali dibangunkan. Tapi abang bisa membangunkan saya dengan sekali tegur.

Sebentar. Sedikit cerita, selama Ramadan, cara ngabuburit kami dengan menonton film. Kami berdua penggemar film animasi. Ah, berempat, dengan ibu dan bapaknya. Salah satu tontonan yang diputar berulang kali oleh abang dan saya, adalah film Frozen. Karena film tersebut mengandung pesan moral paling menyentuh : "kekuatan cinta antara keluarga dapat mencairkan kebekuan hati."

Nah, kembali ke topik awal, trik abang dalam membangunkan saya sangat sederhana. Dia sering masuk ke kamar saya lalu berucap, "Elsa, do you wanna build a snowman?" Lalu saya terbangun. Begitu saja. Kalimat yang dikutip dari film Frozen itu tidak menyihir saya, tapi intonasi yang keluar dari mulut Abang membuat mata saya terbuka dan sesegera mungkin ke dapur, menyantap hidangan sahur.

Kadang, saya yang begitu padanya kalau ia belum bangun. Masuk ke kamarnya, sambil bersenandung mengatakan "Elsa, do you wanna build a snowman?" Lantas dia terbangun dan bilang "Abang laki-laki, abang bukan Elsa. Elsa itu kamu," dan dia kembali tidur. "Aku juga nggak mau jadi Elsa, maunya jadi Anna." Kata saya mengajaknya berkomunikasi, sambil berusaha membangunkannya. "Kamu berisik!"  Balasnya.

Begitulah. Ramadan saya begitu menyenangkan dengan adanya Abang.

Sekarang abang sudah tidak di rumah. Namun saya tetap bangun lebih cepat dari biasanya, sebab setiap pagi sayup-sayup saya mendengar suaranya mengatakan "Elsa, do you wanna build a snowman?"

Mungkin seharusnya saya rekam saja suara dia sebagai alarm di ponsel. Biar esok, saat saya mulai beraktivitas seperti biasanya, saya tidak bangun telat. Seharusnya...

2 comments:

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog post here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)