Skip to main content

Heboh Susu SKM, Apa Bahayanya Bagi Kesehatan?


Dulunya, yang mudah sekali berubah-ubah adalah perasaan. Sebab Tuhan memang berkuasa mengaduk-aduk emosi yang kita miliki –semudah membalikan telapak tangan. Sekarang bukan hanya hati, cuaca pun sering kali berubah; datang dan pergi sesuka hati tidak peduli sedang musim apa kali ini.

Cuacanya panas. Terlalu panas.

Tapi kata Ibuk, di neraka lebih panas lagi. Meskipun saya tidak yakin karena Ibuk tahu dari kitab suci dan tidak merasakan panasnya secara langsung, jangan sampai.

Cuacanya panas. Terlalu panas. Dan ini waktu yang paling tepat untuk menyeduh SKM (Susu Kental Manis) menggunakan larutan air dingin ditambah beberapa kubik batu es. Itu yang berkali-kali saya lakukan ketika merasa panas, tapi berkali-kali pula Ibuk selalu memarahi karena beliau tahu betapa tidak bgusnya meminum SKM. Karena kandungannya bukan berasal dari 100% perasan susu murni, bukan juga minuman dengan kandungan gizi tinggi.

Ini yang membuat saya akhirnya datang ke Blogger Bicara di Upnourmal Menteng untuk membahas Konsumen Bicara SKM. Saya ingin memberi pelajaran pada diri sendiri bahwa hal yang enak dan menyenangkan tidak selalu baik apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan. Telor gulung, bakso goreng, tahu dadakan, mi kremes, junk food, bahkan jatuh cinta terlalu dalam, misalnya.

Artinya, semua hal seharusnya dilakukan sewajarnya, sebagaimana adanya. SKM ini hadir sebagai penambah rasa, pelezat atau topping untuk dessert atau kudapan seperti dalam martabak keju campur cokelat campur kacang campur green tea, atau topping dalam es campur, atau pelengkap kue cubit, atau hal lain yang bukan untuk dilarutkan.

Dan itulah kesalahan terbesar masyarakat kita; SKM dijadikan minuman pengganti susu pertumbuhan, bahkan sebagai pengganti ASI yang jauh sekali perbedaannya. Menurut data yang dimilki oleh pihak kementrian, NTT adalah tempat nomor 1 di mana semua masyarakat yang tinggal di sana menggunakan SKM untuk bayi dan anak-anak.

Kesalahan ini, menurut pembicara dalam acara #BloggerBicara bermula dari tayangan iklan yang menjebak; mengiklankan anak-anak minum SKM dan akan menjadi pintar setelah mengonsumsinya. Selain dalam tayangan iklan, bungkus kemasan juga ditampilkan potret keluarga yang merepresentasikan bahka itu adalah minuman yang harus dikonsumsi.

Saya tahu beberapa bulan ke belakang produsen SKM sudah pada mengganti kemasan dan meniadakan kata susu menjadi krimer, dst. Namun, tayangan tvc yang masih dapat diakses di jagat maya mengartikan bahwa belum sepenuhnya diurus dan ini membuat banyak pihak resah.

BPOM pun sudah mengeluarkan surat edaran mengenai aturan yang harus dipatuhi terait susu SKM tapi karena masih bersifat surat edaran inilah, kuasanya di mata hukum masih belum sah. Selain itu, yang membuat slaah kaprah adalah isi dalam surat edarannya yang barangkali tidak sampai seutuhnya ke masyrakat.

Surat Edaran Nomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 Tahun 2018 tentang Label dan Iklan Pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3), sama sekali tidak ada pernyataan bahwa susu kental manis tidak mengandung susu. Ada kandungannya,tapi tidak dapat dismaratakan dengan susu yang memang untuk dikonsumsi untuk minuman.

Surat Edaran hanya memuat 4 poin bahwa dalam label dan iklan produk susu kental dan analognya harus memperhatikan bahwa dilarang menampilkan anak-anak berumur di bawah 5 (lima) tahun dalam bentuk apa pun, dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk tersebut disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi, serta dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

Satu poin lagi, khusus iklan, dilarang tayang pada jam tayang acara anak-anak. Jadi, intinya adalah mengembalikan label dan iklan produk susu kental dan analognya pada jalur kebaikan. Tidak boleh lagi diiklankan setara dengan susu sapi maupun susu formula. Keputusan ini adalah bagian dari hasil pengawasan BPOM, tapi bukan sepenuhnya tanggung jawab BPOM.


Nah, dengan adanya surat edaran ini, artinya bukan SKM dilarang beredar seperti yang dihebohkan warganet belakangan ini, melainkan membenahi beberapa hal seperti tayangan pariwara dan bagaimana caranya agar tidak mengedukasi pada hal yang tidak benar.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?





Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang le…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…