Skip to main content

Empties Beauty Product September


Produk yang Berhasil Digunakan Sampai Habis di Akhir Agustus
Empties Beauty Product Part.2

sabun cuci muka uni dzalika

Ini kali kedua saya menulis tentang beberapa produk yang berhasil saya gunakan hingga tetes terakhir. Kalau dipandang dari sudut yang positif, menulis topik ini dapat menjadi satu dari sekian cara saya bersyukur karena artinya saya tidak mubazir, tidak asal beli lalu dianggurin, dan benar-benar memakainya sampai habis sehingga uang yang keluar tidak sia-sia, orang yang memberi tidak kecewa, dan sebagai catatan kenapa dulu pakai ini, kenapa tidak mau beli lagi, kenapa begini-begitu~

Dan juga dapat menjadi referesi untuk kamu yang mungkin masih bimbang mau membeli produknya atau tidak.

Produk di bawah ini tidak saya hafal kapan membeli atau mendapatkannya, tetapi semua serentak habis di akhir bulan Agustus 2018. Apa saja, ya? Dan apakah saya akan membelinya lagi?

sabun cuci muka murah

 1. Venus Marcks Facial Foam
Awal kenal dan menggunakan produk ini karena dapat dari Venussaat ada blogger gathering. Lalu saya terkejut mendapati teksturnya yang mirip jelly. Lucu. Kenyal dan mudah mengeluarkan busa saat terkena air. Setelah pakai beberapa minggu, di wajah tidak terlihat ada reaksi bruntusan, purging, atau kering, tapi tidak juga jadi cerah atau segar. Biasa saja, hanya terasa jauh lebih lembab, lebih terasa kotoran di wajah terangkat, dan sebetulnya itulah yang saya butuhkan setiap kali mencuci muka: lembab dan bersih.

Akhirnya dia dipakai terus.

Tau-tau sudah botol ketiga.

Sya menyukai kemasannya yang berbentuk tube dan tutupnya tranparan sehingga jika kotor kita mudah membersihkannya. Penggunaannya pun cukup sedikit tapi mampu membersihkan wajah leher dan tangan makanya awet sekali pakai sabun muka ini.

Repuchase?
Saat ini masih menggunakan dia, saya langsung stok dua buah. Karena cocok, mungkin setiap habis akan ‘lari’ ke produk ini lagi, tapi mungkin juga akan saya tinggalkan just in case suatu hari nanti menemukan yang lebih cocok.
Jadi jawabannya, maybe yes, maybe no.

review Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50 PA++++

2. Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50 PA++++
Produk yang menjadi haul dan kecintaan hampir semua orang tapi tidak semua orang, termasuk saya. Saya suka, tapi suka saja, tidak sampai cinta. Saya menyukai teksturnya, hasilnya yang bahkan membantu membuat makeup jadi lebih glowing, dan suka dengan kandungan SPF-nya yang tinggi.

Tetapi, tetapi saya tidak sampai mencintainya degan tergila-gila seperti kebanyakan orang yang bilang ini wajib dicoba, no. Ini ada alkoholnya dan baunya sediikit menggnanggu untuk saya. Walaupun begitu, dengan habisnya produk ini membuktikan kalau saya mampu menerima segala kekurangan dia yang sudah saya jelaskan dalam review BIORE UV Aqua Rich beberapa hari lalu.

Repurchase?
Maybe. Untuk sekarang tidak dulu dan masih mencari yang lebih tepat karena cocok saja tidak cukup. Namun, jika setelah coba sana-sini dan tidak menemukan yang tepat, ada kemungkinan membeli ini lagi. Mirip-mirip seperti misalnya kamu lagi bosan sama pacar terus memilih cari sana-sini dan sadar kalau yang sebelumnya sudah yang paling cocok denganmu.

Bedanya produk ini akan selalu ada dan mudah didaptkan kembali sementara pacar kalau dintinggal biasanya tidak akan bisa diambil kembali.

krim anti aging

3. Sakura Collagen Anti Age’s Cream

Produk Sakura Collgen Meiji cepat-cepat dihabiskan karena batas kedaluwarsanya yang dekat sekali sejak saya menerima produk. Brand Sakura mengirim pada bulan Juli 2018 dan expired pada Oktober 2018 sementara ini sudah September. Akan sangat gawat jika melewati batas kedaluwarsa. Karena apa?

Karena produknya bagus dan harganya sedikit susah dijangkau.

Produk ini dibandrol dengan harga IDR 400.000 untuk kemasan 30 gr dan sangat ampuh di wajah saya dan Bundo yang terlihat hasilnya jadi lebih kencang, elastis, serta garis-garis halus mulai hilang. Kaget juga karena krim anti aging bisa dipakai oleh yang usinya under 30 yo dan ternyata tidak memberikan reaksi aneh atau gatal. Malah jika dipakai malam hari, paginya terasa jadi lembab dan lebih berseri.

Repurchase?
I wish I could buy again, tapi harus extra nabung ini sih.
Bagaimanapun, harganya sebanding dengan kualitasnya.
  
sabun jepang yang memutihkan

5. Hada Labo Facial Wash

Sabun muka dari brand kesayangan dan kecintaan saya sejak 2010 akhirnya tidak lagi saya gunakan. Kalau dipikir-pikir, perjalanan saya dengan Hada Labo cukup menyenangkan dan membahagiakan. Dulu wajah saya kusam sekali karena sering berada di area outdoor dan lapangan terus karena aktif di luar kelas. Hada Labo-lah yang menajdi penyelamat saya.

Wajah jadi putih kembali ke warna kulit asal dan dia membantu mencerahkan juga. Setelah bertahun-tahun menggunakannya, saya mulai mengenal banyak brand lain yang entah hanya untuk coba-cobaa, karena dikasih, atau memang suka, lantas sadar bahwa saya sudah hampir dua tahun tidak pernah lagi memakai rangkaian Hada Labo kecuali sabun mukanya. Sad but its true.

Sabun ini digunakan bergantian dengan Venus dan tidak ada masalah karena keduanya sama-sama cocok untuk saya. Baru minggu ini saya sadar dia masih dipajang dalam rak kamar mandi yang entah kenapa tidak juga dibuang.

Produk ini membuat kulit jadi tampah lebih cerah atau bahasa lainnya mampu menghilangkan kekusaman di wajah, tapi tidak untuk membuat wajah jadi lebih putih dari kulit asli, ya. Cocok untuk traveler yang suka main-main di bawah teriknya matahari dan sering bermandikan polusi~

Repurchase?
Now on, nope. Enggak tahu di tahun 2019, ya.

bb cream untuk remaja

6. BB Cream Emina Beauty Bliss

Habis lagi! Setelah berkali-kali habis, luar biasa memang BB Cream satu ini berhasil membuat saya tidak melirik ke produk lain. Yang satu ini sudah tidak bisa saya jelaskan lagi karena bingung mau ngomong apalagi saking bagus dan cocoknya pakai ini. Selengkapnya bisa kamu baca di Review Emina Beauty Bliss Cream. 

Repurchase?
Iya. Malah sudah stok dua tube.
Pinginnya pindah ke lain Bb Cream, pingin banget pindah. Bosan kan ya itu-itu terus tapi kalau sudah cocok dan puas susah lepas, sih.

🔽🔽🔽🔽🔽

Alhamdulillah, itulah produk yang berhasil habis. Tinggal ngebuangnya yang membuat saya bingung harus bagaimana, karena di sini sampah organik dan non organic masih terkumpul dalam satu wadah.

Oh ya, adakah di antara produk tersebut yang pernah kamu pakai?


Comments

  1. OMG, sakura collagennya semahal itukah bebs? Aku punya tp setelah baca review keknya itu lbh cocok buat kulit kering, exp cuma 2 bulan dr sejak aku terima barang OMG, galau mau pakai atau ga.

    ursula-meta.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?





Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang le…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…