Skip to main content

[Salero Uni - 14] San Remo Memeriahkan Hari Pasta Sedunia di Hard Rock Cafe Jakarta



Assalamualaikum, Young Ladies, sudah makan?

 Berbeda dengan urusan hati yang biasanya hanya setia pada satu pasangan; saya mudah sekali jatuh cinta pada banyak makanan. Prioritasnya adalah Sate Padang dan Dendeng Balado, juga Es Grim, Soto, Kepiting, Tteokbokki, Takoyaki, Pasta, Spagetthi, daaaan masih banyak yang lainnya. Omong-omong soal makanan, 25 Oktober diperingati sebagai World Pasta Day atau Hari Pasta Dunia. Pada pekan lalu (25/10/17), saya diundang oleh Brand San Remo yang merupakan satu dari sekian produsen ahli pasta Italia sejak tahun 1963, bekerjasama dengan Hard Rock Cafe Jakarta mengadakan kegiatan demo masak bersama chef Hard Rock Cafe Jakarta.




Di keluarga saya, yang suka Pasta hanya saya dan keponakan, yang lainnya tidak begitu suka karena memang lidahnya tidak terbiasa. Walaupun tidak suka tapi keluarga saya tahu kalau itu adalah makanan olahan asal Italia. Biasanya, pasta terbuat dari Tepung Semolina berupa olahan Gandum Durum, Olive Oil, Telur, Garam dan Air. Pasta juga ada banyak macamnya dan saya sendiri masih sulit menghafal semua jenis pasta.

Kalau di produk mereka, yang panjang itu adalah spaghetti, instant spaghetti, angel hair, fettuccine, spinach fettuccine, linguine, vermicelli, dan spaghetti wholemeal. Sementara yang bentuknya pendek terdiri dari penne, spirals, small shells, rigatoni, bowties, fusilli, fusillini, elbows, macaroni, dan soup pasta. Ribet ya namanya, dan unik, bisa kali nih jadi nama tokoh fiksi :D Oh iya, perlu dibedakan nih, kalau mi instan dibuat dari tepung terigu dan enak banget dimakan mentah, kalau pasta ini dari tepung gandum sehingga lebih kenyal teksturnya saat dihidangkan.


sumber : Entertainment.ie


Sejarah Pasta San Remo


Kamu tahu film Ratatouille, kan? Ini satu dari banyaknya film animasi yang saya tonton berkali-kali saking sukanya. Dalam film itu diceritakan tentang tikus bernama Rémy yang peka terhadap bumbu masakan dan membantu seorang koki dalam menciptakan makanan dengan sajian nikamt. Mereka akhirnya menjadi sebuah tim, memasak banyak makanan enak di Paris, dan pernah memasak pasta untuk tamunya. Film ini mengingatkan saya bahwa pasta dapat dimakan oleh siapa saja tapi tidak semua dapat mengolahnya dengan baik. Contohnya seperti Linguini yang tidak pandai memasak tapi dapat menyajikan pasta melalui bantuan Remy. Namun, brand San Remo membuat produk pasta dengan kualitas baik sehingga dapat diolah bahkan oleh orang yang tidak ahli memasak sekalipun! Kak Jenny selaku Brand Manager San Remo Indonesia, menjelaskan mereka menggunakan jenis gandum durum wheat yang merupakan jenis gandum untuk pasta berkualitas untuk produknya.

Pendirinya, merupakan orang Italia, Luigi Crotti pada tahun 1936. Seiring berjalannya waktu, pabrik mereka dikembangkan di Australia dengan memadukan konsep tradisional dan teknologi modern. Setelah sekian tahun tetap eksis, termasuk Indonesia, cabangnya sudah tersebar di 35 negara. Produk ini juga sudah mendapat sertifikasi halal dari lembaga Australia, tidak mengandung GMO atau pewarna dan zat-zat kimia lain, jadi teman-teman tidak perlu khawatir  :)








Dalam acara yang saya hadiri, Chef memasak tiga menu utama di mana tiap menu memliki saus berbeda. Sambil memasak Chef juga mengatakan, "Tidak semua saus cocok dengan jenis pasta yang digunakan. Pada dasarnya pasta bentuk tertentu hanya cocok dengan beberapa jenis saus saja. Saus juga menentukan rasa pasta itu sendiri. Contohnya Aglio Olio terkenal dengan pasta yang memiliki rasa gurih dan pedas."





Menu yang disajikan adalah Spaghetti Aglio Olio with Chicken, Baked Penne Pasta with Chicken Sausage, dan Fettucine Marinara, yang mana ketiganya sudah saya aparkan melalui instagram @salerouni . Untuk kamu ketahui, harga Pasta San Remo 2017 La Pasta seharga Rp 18.000 sampai Rp 20.000 dengan varian rasa Chicken Curry, Sour Cream & Chives, Macaroni Cheese, Mushroom Herb, Carbonara, Alfredo, dan Four Cheese. Sedangkan harga Saus Pasta San Remo 2017 sebesar Rp 50.000 dengan rasa Bolognese, Napolitana, Bolognese & Mushroom, Tomato-Onion & Garlic, Spicy Tomato & Capsicum, dan Tomato & Basil.


Jika kamu berminat untuk membelinya, silakan cari di supermarket terdekat ya. Omong-omong, kapan kita makan bareng, nih?

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hal yang paling enak tapi sangat menyebalkan adalah mengeluh. Tapi enak. Tapi nyebelin. Kamu suka ngeluh, nggak? Uhm, saya mau ngeluh nih di postingan ini, hehe. Jadi, waktu itu pernah cek kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular. *Berubah jadi Medusa*


Selain itu, bibir saya tuh ekstrim banget, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah gitu aja. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, padahal udah minum air mineral 2-4 liter sehari. Memang ini sih, kayaknya perawatan luar juga diperlukan. Nah, pas coba ini-itu, apa aja, tetap nggak mempan ; bibirnya selalu mengelupas dan berdarah, kulit saya keringnya saingan sama ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. *insert emote sedih* .
Suatu waktu pas lagi reunian, seorang teman SMA asal Pakistan ngaku kalau dia punya kondisi kulit sama, dan…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…