Skip to main content

[25] Last But Not Least


Hai, Ambu.

Zi benar-benar sudah kembali, tetapi hanya fisiknya saja. Sifat-sifat lamanya telah mati, katanya. Ia kembali dengan perasaan dan pemikiran baru. Telah ia curahkan seluruh gundahnya pada D selama beberapa jam, dan kutemukan binar di wajahnya. Ia semringah. Ia bisa tertawa lepas. D membuatnya ingat pada mimpi-mimpi dan ambisi Zi di masa dulu. Dan ia bercerita tentang apa-apa yang terjadi selama ia menghilang berbulan-bulan lamanya.

Tetapi Zi tidak bertemu D saat itu. Belum. Mereka memutuskan terhubung lewat telepon. Pada D, ia tidak takut terlihat bodoh, berani menjelaskan hal-hal yang mungkin saja, bagi orang lain itu gila. Tetapi D tetap mendengarkan, tidak mencela atau mengejek, bahkan ia menanggapi semua ucapan sinting. Zi terus saja bercerita sampai melelehkan air mata.

Adalah kalimat dari D bahwa "Kan, udah dibilang dia bukan orang yang baik buatmu," menjadi benar adanya. Dulu Zi selalu menampik itu, tetapi sekarang ia sadar. Betapa bodohnya ia yang terlalu lama berlarut-larut dalam kubangan duka. Ah, syukurlah, ia tidak mati karena patah hati. Ia mulai menyelesaikan masalahnya satu persatu.

Ambu, sebab Zi telah kembali dan sejak kutahu ia baik-baik saja, mungkin ini menjadi surat terakhir untukmu. Tenang, bukan karena aku marah atau kesal karena tak satu pun surat kau balas, bukan. Barangkali kau yang akan marah padaku karena beberapa hari ini tak berkabar surat padamu, dan tiba-tiba ini menjadi surat terakhir. Dari hati terdalam, aku minta maaf. Berakhirnya surat-suratku karena aku tak lagi memiliki alasan untuk berkirim surat padamu, olehkarena cerita tentang Zi sudah selesai ; Ia kembali, baik-baik saja, dan sedang membangun ulang impian dan cita-cita yang tertunda.

Ambu, terima kasih banyak telah membaca surat-suratku. Semoga kau pun selalu kuat menghadapi masalah. Kisah Zi belum tamat, tetapi aku sudah harus mengakhiri hubungan denganmu. Ambu, aku pamit.

Sayonara,
Uni.

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?




Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang l…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…