[21] Bisakah Kita Bertemu Lagi?


KOTA BANDUNG selalu punya cara untuk memanggil saya ; urusan pekerjaan, reuni, atau undangan gathering. Dan bulan ini saya mendapat tiga undangan acara, yang salah satunya dari Anda, Bosse. Terima kasih atas undangannya yang sangat memanjakan ; penuh sapaan hangat, disediakan peta, juga foto lokasi. Tetapi untuk datang ke sana, saya belum berani berkata "Iya."

Andaikata saya bisa datang atas seizin Tuhan, saya ingin sekali mengenalkan Zi -orang yang selalu saya kisahkan dalam surat-surat #30HariMenulisSuratCinta kepada semua teman-teman yang datang. Pun ingin menikmati jamuan dan menyaksikan kegiatan selama acara berlangsung. Tentu menyenangkan, orang-orang yang sebelumnya dikenal di jagat maya, bisa bertatap muka di dunia nyata. Membayangkannya saja sudah membuat saya gembira.

Namun jika saya tak mendapat restu dari Tuhan untuk datang, sungguhlah menyesal dan hanya kata maaf yang dapat saya ucapkan. Dengan segala hormat, jika saya tidak datang, tetaplah berkabar lewat timeline mengenai acara tersebut agar saya selalu tahu kemeriahan apa saja yang sedang berlangsung.

Sekali lagi, saya tak berani berkata 'Iya' pun 'Tidak' . Kita lihat saja nanti. Meskipun kata 'Nanti' bisa berarti tidak akan pernah, tapi percayalah, saya sungguh ingin datang memenuhi undangan Anda.

Tabik,
Uni

0 comments:

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)