Skip to main content

[12] Mengubur Doa-Doa yang Mati

Kau masih membiarkan suratku menggunung dan belum mau membalas suratku, Ambu?

Banyak orang yang mulai mengatakan aku ini gila, sebab setiap hari menulis surat untuk seseorang yang tak pernah membalas suratku. Mereka –kurir pos, teman-teman Zi, para tetangga, dan teman di media sosial, menganggapku berimajinasi terlalu tinggi. Mereka bertanya, “Siapa Ambu?” dan kujawab,

“Seorang kawan, sedang tinggal di Inggris.”

“Kawan yang mana? Fotonya ada?”

“Nggak.”

“Kok nggak pernah balas suratmu?”

“Sibuk.”

“Ambu itu tokoh fiksi atau betulan nyata?”

Ah, aku harus menyalahkanmu karena kau mengabaikan surat yang selalu kukirimkan, membuat orang berspekulasi bahwa kau tak nyata. Hey, beritahu mereka kalau kau itu hidup dan aku berkomunikasi dengan makhluk nyata.

Alih-alih memikirkan ucapan mereka, aku lebih khawatir kalau kau yang menganggapku gila, Ambu. Jangan-jangan kau tak mau balas suratku karena kau berpikir aku berhalusinasi tentang Zi. Ambu, mari kuperjelas. Zi nyata adanya, dan jika boleh aku mengira-ngira, ia berusia dua puluh dua tahun, atau lebih, bisa jadi kurang. Aku pernah menemukan kartu namanya –lagi-lagi dalam selipan novel miliknya, kali ini novel Uncle’s Tom Cabin– yang mana kartu nama itu sudah usang dan robek setengahnya. Ada nama bertuliskan ‘Zinnia Shahrazad’ yang kusimpulkan adalah nama lengkap Zi.

Zi itu nyata, aku pernah bertemu dengannya, kali pertama ketika aku terbangun dari tidurku suatu malam ketika bulan sedang bulat sempurna. Saat itu aku mendengar suara gaduh entah dari mana dan sontak kubuka mataku. Lalu, di sana aku melihatnya, melalui pantulan cermin, dengan ekspresi yang sama terkejutnya denganku. Kami sempat bersitatap lama, secara samar kulihat ada aliran air mata yang telah mengering di kedua pipinya. Aku beranjak dari ranjang dan segera menyalakan lampu, barangkali ada sesuatu yang ingin ia sampaikan padaku. Tapi begitu lampu menyala, Zi menghilang. Ah, bukan, dia bukan hantu. Kita adalah orang-orang akademisi yang berpikir dengan logika. Tapi gurat sendu di matanya dan lengkung di bibirnya tak akan kulupa saat itu. Dan hanya berdoa, yang bisa kulakukan. Agar ia baik-baik saja, dan semoga ia tak lupa untuk terus berdoa pada Tuhan. Tetapi mungkin, Zi telah mengubur doa-doa dan impiannya sebelum ia menangis saat itu. Ia tentu paham, tak semua keinginan dapat diwujudkan.

Ambu, orang menganggapku gila, kau pun bisa saja berpikir aku gila, tetapi aku akan betulan menjadi gila jika kau tidak membalas suratku satu pun. Segeralah balas.

Your soulmate,
Uni

Comments

  1. Doa yang selamanya tak akan hilang dalam ingatan :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?




Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang l…

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…