Skip to main content

Anonymous

Pernahkah kamu, memimpikan orang yang tidak dikenal bahkan kamu belum pernah bertemu sama sekali dengannya? Lalu suatu hari kamu benar-benar bertemu dia, di alam nyata. Pernahkah? Lantas apa yang kamu lakukan?

Aku baru saja mengalaminya.

Beberapa bulan lalu aku baru saja memimpikan seseorang. Dia datang, menemuiku di dalam mimpi di mana aku sedang asik memandangi pohon besar di sebrang halte. Aku sedang duduk sambil menunggu bus tujuanku dan dia, lelaki yang kutaksir tingginya sekitar 175 cm -mungkin lebih, datang kemudian duduk di sebelahku. Mungkin sedang menunggu bus juga, tapi tujuannya entah. Mata kami berserobok saat ia melihatku sekilas dan sialnya aku malas mengalihkan pandanganku darinya. Wajahnya terlihat letih dan pupus semangat namun ia tak kehilangan daya tariknya. Dua kancing atas kemejanya dibiarkan lepas dan ia menggulung lengan kemejanya hingga sikut. Sorot matanya yang tajam membuatku merekam semua gerak gerik tentangnya. Ia hanyut dalam dunianya bersama musik yang mengalun dalam earphone yang dipakainya, membuatnya tak sadar ada aku yang memerhatikan sejak tadi. Ketika bus tujuanku datang, aku bergegas masuk dan aku masih melihatnya dalam jendela bus. Ia pun menatapku balik!

Itu tentang mimpiku yang akhirnya kuputuskan untuk kulupakan saja karena sepertinya bukan mimpi yang mendatangkan manfaat. Ah, tapi Tuhan mahapintar membolak-balikkan hati manusia. Suatu sore selepas aku menonton bioskop bersama seorang teman, kami memutuskan untuk makan ramen yang letaknya bersebelahan dengan biskop. Kami sudah duduk di tempat pilihan kami dan bersiap memesan makanan, tapi Mila, - temanku yang super ceroboh itu, dia pergi kembali ke tempat bioskop untuk mencari ponselnya yang hilang tanpa jejak. Kuputuskan untuk memesan lebih dulu dan memanggil seorang waiters untuk mebantuku.

"Mas," kataku santun. Aku melihat nama ramen dalam menu dan memastikan harga yang tertera di sana sebelum melanjutkan ucapanku. "Aku pesan beef ramen spicy dua porsi dan minta ocha yang dingin," ucapku cepat dan aku memindahkan pandanganku dari deretan menu ke wajah waiters tersebut. Astaga! Dia, melihatku dengan sorot mata tajam, seperti...

...Seperti seseorang yang pernah menatapku di dalam mimpi. Iya, yang di dalam mimpi dan yang ada di hadapanku adalah orang yang sama! Dia masih menatapku beberapa detik sebelum kembali menatap catatannya.

"Ada tambahan lain?"

"Maaf, kita pernah bertemu sebelumnya, dalam mimpiku," kataku dalam hati, sebab lidahku kelu untuk mengucap sepatah kata. Dia kembali menatapku dan jeda beberapa saat. Aku hanya menggeleng, tanda tak ada pesanan tambahan.

"Saya ulangi ya, beef ramen spicy dua porsi dan ocha yang dingin, silakan ditunggu," dia mengambil daftar menu dan pergi ke balik pantry. Mila datang tak lama setelahnya.

Selama beberapa jam aku di sana, aku memergoki dia memerhatikan gerak-gerikku dan itu membuatku tak bebas bergerak. Lebih tepatnya, kami saling memerhatikan satu sama lain. Aku tak tahu apa ya.g ada di pikirannya, srmentara aku sibuk dengan pikiranku yang bertanya-tanya, mengapa bisa memimpikannya. Sampai aku keluar dan pergi ke meja kasir pun, dia yang sedang clean up salah satu meja, melihatku dengan sorot mata itu. Sebetulnya ingin sekali aku menunggu jam kerjanya selesai dan aku bisa lebih banyak tahu tentangnya. Tapi niat itu kuurungkan.

Kemarin aku datang lagi ke restoran tersebut, di jam yang sama, dan duduk di tempat yang sama. Tapi tidak ada dia dan ini membuatku kecewa.

Tak ada yang istimewa dalam ceritaku. Tapi, sungguh dia menjadi tersangka utama yang membuatku bimbang selama beberapa hari. Tuhan, tolong pertemukan kami sekali lagi!

Comments

  1. super bikin galau. saya sering kayak gt.. bertanya2 apa org yg kita mimpikan yang asing itu beneran ada di dunia nyata?
    tp ada yg bilang bhw sbnrnya kita pernah bertemu tp tdk pernah menyadari shg tdk masuk ke alam pikiran kita. :p
    tp serius, untuk org2 asing yg memberikan kesan baik di mimpi, rasanya pengen ketemu aslinya :P
    misteri banget soal mimpi itu...

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…