Aku, Nadi.

Namaku Nadi.

Tidak ada yang bisa aku lakukan selain selalu ada untukmu. Tidak bisa memberi canda saat kau lara, pun tidak sanggup mengobati lukamu yang tiba karena duka. Kau tak perlu tanya ada di mana aku, kau cukup yakinkan pada dirimu kalau aku selalu ada pada sepersekian detik di tiap napasmu, yang selalu kuat saat kau sehat, dan mencoba kuat ketika kau sekarat. Aku mencintaimu seperti kau mencintai apa apa yang kau cintai di seluruh dunia ini. Aku bahagia jika kamu bahagia, aku bersikukuh tegar ketika kau gegar. Kita akan selalu bersama, dan kau tak perlu merasa sedih kala sepi, sebab kau tak sendiri. Kau bisa lakukan hal-hal gila seperti terjun, melompat, berlari, menyelam, serta tantangan lain, tanpa perlu takut mati. Tenang, sayang. Ada aku.

Aku tak peduli jika kau tak megenalku. Aku juga membebaskanmu melakukan sesuatu yang kadang dianggap aneh oleh sebangsamu. Bahkan, jika kau mau mengamuk, meluapkan kekecewaan, atau memuntahkan amarah saat kau kesal, aku tak masalah. Aku akan selalu menemani kau dalam segala keadaan. Tapi kuingatkan kau, sayang... Sungguh, selama ada aku, kau memang selalu hidup. Tapi jika sekali saja kau bersahabat dengan si Putus Asa, maka aku akan pergi, dan kau akan mati.

Sayang, jangan bersahabat dengan si Putus Asa. Bangkit! Bangkit! Bangkit, sayang! Tinggalkan ia, jauhi. Kau bunuh dia kalau perlu. Jangan biarkan ia menguasaimu. Dia jahat. Dia pemakan kebahagiaan, melahap tawa dan cinta yang kau punya. Dia harus musnah. Tolong untuk sekali ini, dengarkan aku.

Ah, jangan kau abaikan suara-suara di dalam kepalamu itu. Itu aku yang berbicara. Aku Nadi, yang mencoba untuk tetap membuatmu hidup.

7 comments:

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)