Skip to main content

5 Alasan yang Mesti Aku Jelaskan Sebelum Mati

1/ Aku menjauh ;
Kamu mestinya sadar betapa aku terlalu posesif. Aku bisa saja membuatmu menderita dengan segala rengekan agar kamu tetap bersamaku. Tapi tentunya tak akan kulakukan, sebab bahagiamu, adalah bahagiaku juga. Karenanya aku menjauh dan membebaskanmu. Kamu tetap nomor satu tapi tidak perlu selalu bersamaku.

2/ Aku memutuskan komunikasi ;
Ini juga. Kamu pastinya ingat seberapa protektif aku terhadap semua kesayanganku. Seberapa sering aku mengingatkan untuk sarapan, makan malam, dan mandi. Juga sering kali bertanya sedang apa, di mana, akan ke mana. Aku terus begitu sekali pun jarak kita sudah terpisah darat dan lautan. Kamu tentunya tidak akan nyaman jika selalu ada aku, maka, lebih baik begini.

3/ Aku bungkam ;
Saat di depan orang-orang bertopeng itu aku memilih diam, mengikuti alur mereka. Membiarkan mereka bergunjing dan membicarakanmu dari segala sisi. Bukannya aku tidak punya kekuatan untuk membelamu, aku hanya tak ingin menguras tenaga di depan mereka. Bukankah yang terpenting adalah, serapa jauh orang terdekatmu tahu bagaimana kamu. Bukan seberapa penting menghilangkan gunjingan itu.

4/ Aku tidak datang ke pernikahanmu ;
Hey, aku serius sibuk, bukan sok menyibukkan diri. Kau tahu itu. Kau yang mengajari aku untuk tenggelam dalam segudang aktivitas agar aku tidak mudah melamun. Tapi alasan lain di balik itu, aku khawatir tidak bisa tersenyum tulus saat hari sakralmu itu. Kau tahu, sahabatku yang begitu mencintaimu patah hati karenanya, dan aku ikut larut dalam kesedihan itu. Aku juga menyesal karena membuat cerita fiksi tentang kita yang diterbitkan dalam buku antologi Lembar Cinta, dan sialnya cerita tersebut menjadi kenyataan. Sungguh, aku bahagia melihatmu bahagia, hanya saja ketidakhadiranku tentu bisa membuatmu lebih bahagia.

5/ Aku berhenti bercerita ;
Hey, bukankah kita pernah berbeda pendapat, sering beradu argumen, tapi lebih banyak sepakat dalam beberapa hal? Tentunya kamu masih menjadi satu-satunya orang yang mengetahui aku, lebih dari siapa pun. Aku berhenti bercerita padamu bukan karena aku tidak percaya. Aku hanya mengubah diriku menjadi lebih terututup dalam segala hal. Aku hanya ingin duniaku lebih sepi. Dan sepi bukan berarti sendiri. Aku tahu kamu selalu ada.

Ini adalah alasan-alasan yang tidak pernah kamu tahu selama bertahun-tahun. Awalnya kupikir biar saja alasan ini kupendam, kubawa sampai ke liang lahat, dan kuceritakan pada malaikat Izrail nanti. Tapi semalam aku bermimpi. Malaikat Izrail datang padaku, bilang ia enggan mendengar celotehku, mengatakan bahwa surga akan tertutup karena bisa jadi kamu menyimpan kekesalan padaku. Jadi, lima alasan ini aku jelaskan padamu sebelum mati. Agar tidak ada kesalahpahaman lagi. Sungguh aku tak ingin membuatmu sedih.

Setelah ini, aku akan tenang menjemput maut. Terima kasih telah menjadi teman terbaik.

.

Sincerely,

Aku. Yang terlalu sering menyia-nyiakan waktu.

Comments

  1. Terkadang memang harus begini ya,. Bicara tentang apa yang dirasa. Bagus Uni..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, alasan itu perlu ada, tapa bukan yang mengada-ada :) thanks sudah baca

      Delete
  2. eh, ini curhatan tentang pacal ya Un? eh mantan pacal,

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…