Elmo, Maaf

Hmm...

Mengerjakan sesuatu yang kita sukai memang mengasyikkan. Tapi izinkan aku menghela napas sejenak, sebab jemariku lelah harus mengetik berlembar-lembar. Mengetik tugas, mengetik cerita fiksi, dan mengetik surat untukmu ini.

Selamat sore, Elmo.

Mengenalmu adalah sebuah kesalahan terbesar dalam hidupku. Sebab setiap malam aku jadi memikirkanmu, dan kamu membuat waktuku tersita untuk melakukan obrolan panjang di setiap malam. Aku kecanduan mendengar semua cerita dan keluh kesahmu. Apalagi, beberapa minggu yang lalu kita akhirnya bertemu. Hidup ini indah, bukan? Tuhan memberi jalan untuk kita saling mengenal, lalu setahun kemudian kita dipertemukan atas seizinNya.

Elmo, maaf. Sepertinya sudah banyak ratusan kalimat dariku yang membuatmu sakit hati. Atau jutaan kali aku membuatmu menunggu balasan chat-ku. Atau ocehan payahku di twitter yang tidak ada lucu-lucunya tapi tetap kau RT. Lain lagi aku membuatmu kesal karena sebutan Elmo ini. Aku suka sekali Elmo dan aku suka menyematkan sebutan itu untukmu karena aku menyukai sosokmu. Ah, Eli. Ini kali pertama aku mengatakan maaf, karena seperti yang kamu tahu, aku terlalu angkuh mengucap kata itu.

Aku pada awalnya ragu ingin menulis untuk siapa, dan temanku banyak. Tapi kemudian aku memilihmu. Karena, terkadang orang paling menyebalkan justru yang paling dirindukan. Iya, kamu dan segala cerita tentang ASTR itu meyebalkan. MENYEBALKAN! Aku tidak suka kamu menunggunya terlalu lama. Kamu cantik, pintar, baik, kenapa pula masih mengharapkan seseorang yang jelas sudah bersama orang lain? Lebih baik kamu pacaran saja dengan abang-abang KFC, aku lebih setuju.

Omong-omong, kalau kamu punya masalah, cerita-lah pada Sany atau ka Iin, mereka (calon) Psikolog yang hebat buatku. Kalau kamu mau belajar, silakan tanyakan pada bang Putra, mba Masya, atau bang Dyaz. Untuk urusan organisasi serta kuliah, tanyakan pada Ayu, Eka, dan Sarah. Soal tulis menulis, bertanya-lah pada wulan, ka Indah, atau mas Ijul. Dan urusan sekolah di luar negeri, tentu kamu tahu harus berbicara pada siapa, dua orang aneh (ka Ayu, ka Mopi) dan lucu itu alan senang membantu. Karena salah besar jika kamu mengajak aku atau Cicik Aini mengobrol mengenai itu semua. Sebab kami hanya akan membahas soal Korea.

Elmo. Jangan menangis terus, sayang. Semua pernah melakukan kesalahan, semua pernah merasa terpuruk, semua pernah kecewa. Yang harus kamu lakukan.adalah bangkit dan terus maju. Tidak perlu pedulikan omongan orang lain yang berusaha menjatuhanmu. Kamu yang kuat ya.

Aku masih ingin menulis untukmu, tapi tidak bisa. Ada banyak tumpukkan tugas yang harus kuselesaikan dan aku tak mau kamu mengantuk membaca suratku.

Semangat menjadi perempuan kuat, Elmo!

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong