Aku Anak Pengemis

Aku anak pengemis, aku suka meminta-minta.
Kata ibu kalau turun hujan, banyak-banyaklah meminta pada Tuhan. Sebanyak mungkin. Meminta apapun yang pada Tuhan, kamu ingin semuanya terkabul. Tuhan maha baik. Dan ketika hujan, malaikat turun untuk mendengar permintaanmu, lalu mengadukannya pada Tuhan.
Kata ibu kalau kamu sakit hati, banyak-banyaklah berdoa. Berdoa semampumu. Berdoa yang baik-baik. Berdoa sebanyak kamu bisa berdoa. Sebab Tuhan dekat dengan orang-orang yang merasa tersakiti. Dan doamu akan didahulukan.
Kata ibu kalau kamu terbangun di sepertiga malam, basuh dengan ritual suci, lalu duduk dan curhat-lah pada Tuhan. Duduk dengan tenang, ceritakan semua yang tak sanggup kau ceritakan pada manusia. Ceritakan dengan bahasa apa saja. Tuhan maha mengerti umat-nya.
Kata ibu kalau kamu merasa sendiri tanpa ada pasangan, tanpa ada keluarga yang peduli, tanpa ada siapapun yang bisa membuatmu merasa utuh, silakan mengadu pada Tuhan. Mengadu bahwa kamu sendiri dan Dia pasti akan menemani kamu.
Kalau saja bisa, aku mau berada dalam keadaan sendiri, sakit hati, teraniaya, di tengah hujan pada saat sepertiga malam. Agar doaku, inginku, mauku, mintaku, segera dikabulkan.
Tuhan, aku mau minta uang yang banyaaaaaaaaaaaak. Yang banyak Tuhan. Kirim ke bawah meja di rumahku.
Untuk biaya pengobatan ibuku.
Untuk biaya renovasi rumah kardus kami.
Untuk beli makanan enak.
Mau uang yang sangat banyak dan berlimpah Tuhan, dari mana saja, asal halal. Kalau Tuhan enggan masuk ke rumahku, kirim saja ke teras depan rumah. Aku selalu tidur di situ. Janji, aku tidak akan membiarkan ada yang mengambil hak-ku. Aku mau uang.
Untuk memberi suntikan dana ke bank Century yang sedang pailit. Aku kasihan.
Aku juga lelah meminta-minta pada penumpang bus. Aku mau meminta pada Tuhan saja.

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong