Skip to main content

Semua Untuk Kamu

Malam ini aku bersimpuh diatas alas yang bersih dan suci. Aku berdoa, untuk kamu.

Untuk kamu yang selalu tersenyum meskipun sebenarnya kamu penuh luka,

Untuk kamu yang selalu ceria padahal kamu sering jatuh berkali-kali,

Untuk kamu yang tidak pernah sakit meskipun jutaan musuh menyerang,

Untuk kamu yang selalu berprasangka baik walaupun hidup tak pernah sebaik yang kamu kira,

Untukmu, aku berdoa .

Agar kamu selalu kuat, selalu kuat, selalu kuat, selalu kuat, selalu dan tak akan pernah menjadi lemah sedikitpun.

Agar kamu selalu tersenyum, tersenyum, tersenyum, dan terus tersenyum apapun yang kamu alami entah pahit, sakit, perih, atau penuh kemalangan.

Agar kamu tak pernah sedih. Karena aku selalu takut ketika kamu bersedih.

Sebab jika kamu sedih, seluruh semesta ikut sendu dan suram. Langit menjadi redup lalu turun rintik hujan yang kian menderas. Angin berhembus kencang dan debu berterbangan, membuat sesak pernapasan. Kalau kamu sedih, semua akan ikut merasakan dampaknya. Banyak yang kehilangan suasana ceria, suasana ramai dan suka cita yang selalu ada dalam dirimu. Ditambah, aku sebagai sosok terdekatmu akan merasakan sakit luar biasa di sekujur tubuh kalau kamu bersedih. Jadi aku berdoa agar kamu tidak sedih karena kehadiranmu begitu dibutuhkan.

Aku juga berdoa agar tuhan memaafkan kesalahanku padamu. Aku punya salah. Aku sering sekali menangis untuk dia tapi melupakan kamu. Aku selalu berusaha menyenangkan dia tapi begitu lupa untuk menyenangkan kamu. Apa aku egois?

Aku sayang kamu tapi kamu pasti tak percaya saat aku mengatakannya, karena tak ada hal yang berarti yang aku lakukan untuk membuatmu senang.

Aku tahu kamu hebat. Kamu bisa memberikan kebahagiaan untuk orang lain tapi aku yakin, kadang ada saat kamu tak bisa menahan semuanya sendirian dan aku malah mencurahkan semua kegelisahanku kepada dia. Aku sungguh bodoh. Dan tolol.

Aku sekarang hanya ingin berdoa pada Tuhan, menangis di hadapan Tuhan, dan selalu berusaha untuk menyenangkan kamu terlebih dahulu.

Semua untuk kamu, sepotong hati yang yang bersemayam dalam tubuh ini. Aku tidak akan menangisi atau membuat bahagia hati orang lain sebelum membahagiakan kamu. Tidak lagi bercerita kepada dia; hati orang lain yang jelas-jelas tidak memahami kamu. Aku terlalu sibuk mengurusi hati orang lain agar selalu bahagia dan selalu melakukan apapun untuk membuat mereka senang. Tapi aku lupa memprioritaskan kamu. Maaf. Kini aku akan menomorsatukan kamu terlebih dahulu.

Aku sungguh sayang kamu, hati. Kamu yang kuat ya, perjalanan kita masih panjang.



Dari yang selalu berdoa untukmu,

Panca Indra; (Mata, Telinga, Lidah, hidung, dan Kulit)

Comments

  1. semua panca indera berjalan selaras ya mbak,,jika ada satu saja yg sakit maka seluruhnya akan merasakan dampaknya..
    salam kenal mbak :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…