Skip to main content

Membaca Bukan Hobiku

Kalau ditanya soal hobi, jawabku : berenang, window shopping, menghabiskan waktu berjam-jam di mall, menonton dvd, dsb.
Membaca? Wah, membaca itu bukan hobi. Buatku, membaca adalah sebuah keharusan. Nggak wajib juga sih, soalnya kalau diwajibkan nanti bisa jadi dosa kalau tidak dilakukan. Cukup kata HARUS. Sayangnya uang jajan nggak cukup untuk membeli buku yang mau dibaca. Jadi, setiap hari aku selalu menyempatkan diri dua atau tiga jam (atau lebih) untuk berdiri di toko buku dan membaca habis satu (atau lebih) buku. Pegel sih, plus malu dipelototin sama petugasnya, tapi ada kepuasan tersendiri saat berhasil menyelesaikan baca buku. 
Selain baca di toko buku (secara grtisan) aku juga suka membaca di perpustakaan. Masalahnya, kalau mau pinjam buku itu harus bayar dua ribu untuk tiga hari. Sementara aku cukup satu hari membaca buku. Jadi, alternatif paling baik adalah aku menjadi salah satu pengurus perpustakaan.
Sejak tahun 2010 aku mulai bergabung menjadi volunteer (pekerja tanpa bayaran) di perpustakaan wilayah Bogor. Nama perpustakaannya : Perpustakaan Cinta Baca . Kerjanya macam-macam. Mulai dari menyusun buku-buku berdasarkan abjad, usia pembaca, pengarang, dsb. Selain itu ada waktu tertentu diharuskan menyampul buku yang banyak banget. Dan yang paling unik, setengah dari buku yang tersedia di perpustakaan ini berbahasa Inggris. Lalu kami para volunteer akan menerjemahkan buku tersebut sehingga pembaca bisa membaca bukunya dengan dua bahasa. Ah ya, kelebihan perpustakaan ini banyak. Tempatnya bukan hanya menjadi ajang membaca dan berdiskusi. Tapi juga menjadi tempat belajar gratis untuk anak-anak kecil, terus ada story telling -kegiatan mendongeng dari buku yang dibacakan- , bayak bule yang datang untuk berdiskusi, dan banyak klub yang dibuat di perpustakaan ini.
Ada yang bilang perpustakaan itu identik dengan kebosanan, kutu buku, cupu, orang serius, dsb. Tapi buatku kerja di perpustakaan sangat menyenangkan. Kita bisa membaca sepuasnya (tanpa harus bayar :p hehehe) dan bisa berdiskusi tentang hal yang sama. Membicarakan kekurangan serta kelebihan suatu buku, dan melatih kesabaran karena harus mengurus buku yang bejibun. Seenggaknya, kerja di perpustakaan cocok lah buat kamu yang single #eh *ditujes gilingan padi* .
Sekarang sudah 2013, aku mulai jarang membantu aktivitas di perpustakaan karena kesibukan lain (bekerja dalam bidang tulis menulis) merampas separuh waktuku. Aku masih suka mampir ke perpustakaan tercintaku, bertemu para staf yang baik hati, aku juga masih bisa membaca buku-buku yang berjejer rapi di setiap rak.
Dan, hari ini sedang ada perayaan ulang tahun perpustakaan cinta baca, tepat sekali dengan hari kunjungan perpustakaan nasional, 14 september 2013 . Aku senang sekali bisa menjadi bagian dari mereka karena aku belajar banyak hal dari sana dan menemukan banyak pengalaman yang tidak akan pernah aku dapat selain di perpustakaan cinta baca. Kita semua (para staf karyawan dan volunteer) begitu banyak perbedaan mulai dari usia, agama, ras, ukuran sepatu, dsb. Tapi kita semua disatukan dalam kecintaan terhadap membaca. Semoga perpustakaan ini semakin memberi manfaat kepada sesama umat manusia :')



Postingan ini diikutsertakan dalam giveaway untuk memperingati hari kunjungan perpustakaan nasional pada tanggal 14 September 2013 .

Comments

  1. Makasih ya udah jadi peserta yang pertama ;)

    "kerja di perpustakaan cocok lah buat kamu yang single" --> eyaampyun ini aku banget :p

    ReplyDelete
  2. merubah mainsteam atas perpustakaan yang membosankan, identik dengan kutubuku dan tempat buat ngerjain tugas
    good luck perpusnya ya....

    ReplyDelete
  3. wow,membaca ulasan perpusnya cukup menarik :D boleh tau nama & alamatnya kak?

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly Arab dan Vaseline Repairing Jelly

Assalamualaikum, pembaca saya yang kritis dan setia :)


Setelah masuknya Vaseline Repairing Jelly secara resmi ke Indonesia, jadi banyak sekali pertanyaan yang masuk di line saya seperti, apa sih Perbedaan Vaseline Petroleum Jelly dan Vaseline Repairing Jelly. Pertanyaannya hampir serupa, tentang apa bedanya, tentang kenapa harga mereka berdua terpaut sangat jauh, tentang kenapa yang satu tidak ada iklan serta susah dicari tapi yang satunya ada iklan di tv dan mudah ditemukan barangnya, dan kenapa sih, kok beda sekali hasilnya walau dua produk itu bertekstur jelly yang kurang lebih memiliki manfaat sama?


Vaseline sendiri sudah klaim bahwa prduknya aman, dibuat melalui tiga tahap proses pemurnian yang dimulai dari menyingkirkan benda-benda kotor, sampai akhirnya terbentuk jelly yang tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi.





Which one you like the most, guys?




Barangkali kamu sedang mencari tahu, mana di antara dua produk tersebut yang lebih ampuh untuk mengatasi keluhanmu? Mana yang l…

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…