Skip to main content

Selamat Pagi

Selamat pagi,
Selamat bulan pertama kita. Waktu cepat sekali bergulir, ya. Tiba-tiba kita sudah sebulan berjalan ke arah yang sama. Sudah banyak mimpi yang kita bicarakan bersama dan aku berharap kita bisa mewujudkannya, bersama-sama.
Kalau aku memutar kenangan itu, aku ingat semua berawal dari pertemuan kita yang rumit, dan basa-basi yang terlalu basi. Serta candaan tak terlupakan seperti mawar yang kamu bilang, kamu menemukannya tergeletak di suatu tempat.
Perlakuanmu terhadapku, mampu membuat aku, bahkan wanita manapun akan merasa sangat dihargai.
Kamu harus tahu, aku tidak suka berjalan, lebih suka naik kendaraan karena cuaca yang panas bisa membuat wajahku kusam dan berjerawat. Tapi, sejak bertemu kamu, aku suka melangkahkan kakiku kemana saja -asal bersama kamu. Dan pertemuan pertama kita saat itu, membuatku tak pernah berhenti tersenyum.
Oh ya, bunga-bunga yang kamu berikan juga selalu mampu membuat hatiku berbunga-bunga. Kamu juga berhasil membuat air mataku berhenti mengalir karena ulah masa lalu yang terlalu semu untuk kuingat. Kamu datang di waktu yang tepat, kepada alamat yang tepat.
Dan sarapan pagi yang selalu kamu bawakan, membuatku menjadi candu untuk selalu makan pagi.
Dan rutinitas menonton dvd di beberapa malam, membuat tidurku menjadi lebih nyenyak tanpa ada gangguan mimpi-mimpi buruk.
Dan siang hari saat aku menonton pertandingan futsal-mu, membuatku merasa bahagia karena kamu secara tak langsung telah membawaku ke duniamu.
Dan kita tertawa bersama, bercerita, membagi beban, membunuh kesunyian di kala senja yang jika kita lihat dari jendela kamarku, langitnya berwarna jingga.
Pada intinya, surat ini hanya ingin mengucapkan terima kasih karena kamu telah memperlakukanku dengan baik atas nama cinta.
Semoga pada akhirnya mimpi-mimpi kita bukan sekadar mimpi, dan aku berharap, jarak kita yang jauh ini tidak akan menjadi 'pihak ketiga' yang akan memisahkan hubungan kita.

Selamat pagi, aku kangen sarapan pagi yang sering kamu bawakan.



Salam,

Yang bahagia bertemu denganmu.

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…