Skip to main content

Isteri Pengusaha

"Pojok Lavender!"
Dani sedikit membentak Susi. Ia kesal setiap hari selalu saja Susi bertanya harus ditaruh dimana kopi pagi yang Susi buatkan untuk Dani. Suara bentakan Dani terdengar sampai ke luar rumah. Membuat beberapa tetangga iseng menengok ke dalam rumah dani.
"Aaah, paling-paling pembantunya berulah lagi."
Tetangga di luar rumah Dani asal berkomentar, yang lain mengangguk, lalu mereka kembali pada aktivitasnya.
Dengan sigap Susi menaruh kopi hitam di atas meja kerja Dani, di sudut ruangan berwarna ungu. Pojok Lavender, begitu sebutan Dani untuk ruangan kerjanya.
"Habis ini siapkan sarapan pagiku. Nasi goreng dan telor setengah matang. Oh ya, dasi dan kemejaku juga siapkan, segera!"
Dani kembali berujar. Susi mengangguk pelan, segera keluar ruangan dari Pojok Lavender, menutup pintu.
•••
Ini cerita tentang Susi yang rutinitasnya selalu menyuguhkan kopi setiap pagi, menyiapkan sarapan pagi, menyetrika kemeja dan dasi untuk Dani. Ia juga menyapu, mengepel, memasak, mencuci piring, mencuci baju, menyiram tanaman, dan selalu seperti itu setiap hari pada pagi hari dan bertemu Dani lagi pada malam hari, menyiapkan air hangat untuk mandi, makan malam, lalu tidur di ruangan terpisah.
Begitu rutinitas Susi, isteri seorang pengusaha yang baru naik jabatan.


tulisan ini diikutkan untuk kuis Primadonna Angela via twitter.

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…