Skip to main content

Momen-momen

Setelah sekian lama posting tentang ff, puisi, dan cerpen mini, sekarang aku mau bahas tentang sesuatu, hehe. Sesuatu yang berharga tapi sering terlupakan.

Hari ini, setelah hampir empat tahun lamanya aku baru sadar ada sesuatu yang istimewa dalam hidupku. Ini cerita tentang teman-teman yang selalu ada saat aku butuh, tapi aku hampir tidak pernah ada saat mereka butuh. Mereka... Lebih dari sekedar sahabat buatku.

Aku ingat sekali, saat-saat dimana aku harus taruh berkas untuk beasiswa kampus pukul sepuluh dan aku masih dirumah jam setengah sepuluh. Ada yang langsung sigap menolong, mengantar sampai kekampus sampai akhirnya aku datang tepat waktu.

Lalu pernah juga aku (lagi-lagi) telat untuk menghadiri rapat organisasi dan ada yang siap aku tumpangi, menaiki kecepatan motor, dan kita bisa sampi tepat waktu menghadiri rapat tersebut.

Dan ada yang mau menungguku di pos polisi, atau menunggu di pertigaan jalan, agar aku bisa berangkat kekampus bersamanya karena aku (lagi-lagi) telat pergi.

Aku juga ingat saat-saat bersama mereka dimana harus berhenti di pinggir jalan kalau aku menumpang kendaraan entah karena hujan, motornya bermasalah, macet, habis bensin, atau sekedar membalas sms sampai harus berhenti.

Dan tentu saja selalu ingat hal-hal bodoh dengan satu-satunya perempuan di kelompok ini. Entah menangis tiba-tiba karena dia putus dengan pacarnya, atau dia marah karena aku terlalu repot, dan hanya perempuan ini yang selalu ada bersamaku saat harus pulang malam untuk sekedar 'hang out' dan bercerita.

Satu lagi, aku juga selalu ingat pada laki-laki yang entah mengapa aku dan kawan-kawan rela menempuh perjalanan hingga ke karawang untuk sekedar bertemu keluarganya saat kabar duka menimpa.

Selalu ingat momen-momen saat berkumpul di rumah, dan ah ya! Aku ingat hal bodoh saat kita harus menyiram bensin pada arang untuk membakar ayam, atau hal bodoh ketika membuat makanan nasi goreng bercampur mie instan, atau saat-saat kita menghabiskan cemilan di depan teras, atau saat harus memakan makanan yang sebenarnya tidak kita sukai.
Aku sedang Mengingat-ingat semuanya tentang kita. Mengingat saat ada tangis dan tawa bersama, saat ada cemburu karena sulit membagi waktu antara pacar dan teman, saat ada amarah, duka, bahagia, dan lainnya.

Aku sungguh tak pernah bermaksud untuk menyia-nyiakan kalian, hanya saja aku terlalu takut kalau suatu hari nanti aku kehilangan atau bisa jadi aku akan dilupakan karena jarang ada untuk kalian.
Tapi kalian sungguh bermakna dalam hidupku dan aku berharap, kebersamaan kita ini akan selalu utuh dan abadi sampaaaaaaaaii seribu tahun lagi.
Guys, i love u!

Especially for :
Eka Cahya Puspita,
Dwi Indra Budi Irawan,
Afriyano Hendri Pratama,
Adi Purwono.

Ps : mari terus jaga kebersamaan itu.

Comments

  1. Wuahhhh so touching sekali ini

    ReplyDelete
  2. semoga persahabatannya langgeng.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi! Thank you for visiting my website. I hope you can enjoy read all about blog posts here and lemme know your opinion! Please leave on the comments bellow :)

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hal yang paling enak tapi sangat menyebalkan adalah mengeluh. Tapi enak. Tapi nyebelin. Kamu suka ngeluh, nggak? Uhm, saya mau ngeluh nih di postingan ini, hehe. Jadi, waktu itu pernah cek kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular. *Berubah jadi Medusa*


Selain itu, bibir saya tuh ekstrim banget, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah gitu aja. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, padahal udah minum air mineral 2-4 liter sehari. Memang ini sih, kayaknya perawatan luar juga diperlukan. Nah, pas coba ini-itu, apa aja, tetap nggak mempan ; bibirnya selalu mengelupas dan berdarah, kulit saya keringnya saingan sama ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. *insert emote sedih* .
Suatu waktu pas lagi reunian, seorang teman SMA asal Pakistan ngaku kalau dia punya kondisi kulit sama, dan…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…