Skip to main content

dimana Tuhanku Allah?


Kita buka lembaran masa lalu, 5 tahun silam.

Waktu itu gue (sama sembilan orang lainnya) lagi belajar (non akademis) di saung terbuka. Di sebelah saung itu ada pohon jambu yang buahnya udah pada ranum (matang) bahkan ada yang berjatuhan disekitar saung.

Kita belajar sama ibu guru dan beliau bawa anak laki-lakinya, namanya kayyis.

Namanya juga anak kecil, ikutan nyimak pelajaran sama kita nggak nyambung, diem doang bosen juga. Dia akhirnya keliling muter-muter saung dan pas dia lihat banyak jambu seger berjatuhan, dia ambil beberapa. Kita yang ngeliatin juga jadi ngiler kepengen ngambil, lumayan buat rujakan. Itu jambu dia bawa ke saung dan pas banget kayyis mau makan ibunya ngelarang sambil bilang : "tidak boleh dimakan, itu bukan milik kamu. Nanti Allah marah kalau kamu ambil yang bukan milik kamu"

Nah kayyis bete dong, itu jambu udah tinggal sejengkal lagi masuk mulut, eh dilarang ibunya. Trus dia ngomong gini : "marah?! Mana, emang Allah dimana? Allah nggak lihat aku makan jambunya kok, mana coba, Allah dimana? Allah enggak ada disini, emggak lihat aku."

Kita yang ngedenger kayyis ngomong gitu enggak kesel, malah ketawa-ketawa ngedengernya soalnya ini anak masih di bawah 5 tahun tapi omongannya nantangin banget hehehehehe. Tapi dari situ tiba-tiba sempat terbesit juga, 'iya bener apa yang diomongin kayyis, Allah dimana saat kita berbuat sesuatu, apa bisa lihat apa yang kita lakukan?'

Belum sempet mikir jauh, ibunya (yang tadi juga ikutan ketawa denger ocehan anaknya) tiba-tiba ngerangkul kayyis, menangkupkan kedua tangan kayyis ke dada, terus bilang gini :

"Allah itu dekat. Dia ada disini, di hati kamu. Dia hidup dalam tubuh kamu. Dia akan selalu melihat apa yang kamu kerjakan. Karena Dia ada di hati, maka tidak akan pernah meninggalkan kita. Allah Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui"

Kayyis, dan kita bersepuluh yang ngedengerinnya takjub. Ibu guru kita yang satu itu emang hebat banget ngejawabnya.

••

saya rasa obrolan ibu dan anak itu udah mewakili setiap pertanyaan bodoh/polos kita "Allah dimana?" Ya buat jawabannya sama kayak ibu guru itu,

"Allah itu dekat. Dia ada disini, di hati kamu. Dia hidup dalam tubuh kamu. Dia akan selalu melihat apa yang kamu kerjakan. Karena Dia ada di hati, maka tidak akan pernah meninggalkan kita. Allah Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui"
...

Tapi kalau pertanyaannya "Allah kemana (saat kita butuh)?"
Menurut gue jawaban yang paling tepat itu, Dia nggak kemana-mana, tetap ada hati kita, tapi kita nya aja yang ngerasa hampa, ngerasa jauh, ngerasa nggak diperhatiin, padahal Dia ada, dekat dan selalu bersama kita :)

Published with Blogger-droid v2.0.9

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…