Skip to main content

anakku tersayang | #11

Selamat pagi !
Sayang, aku agak sedikit terburu-buru menuliskannya. Bukan karena sibuk, tapi banyak hal yang belum aku selesaikan dan itu menggerogoti waktuku.
Bagaimana kamu disana, sudah makan? Tidur cukup? Rambut dan kuku sudah dipotong?
Kamu sudah besar, sayang. Aku sudah tidak bisa bilang 'jangan ini' 'jangan itu' lagi, aku sekarang hanya bisa memantau dirimu semoga baik-baik saja.
Sayang, waktu cepat sekali berlalu ya. Dulu aku masih bisa menggendongmu, sekarang kamu berat sekali, kalau kamu tidur di ruang tamu, aku agak sedikit sulit memindahkanmu ke kamar tidur.
Aku paling suka kalau kamu terbangun tengah malam dan pindah ke kamarku, memelukku dan merasa aman didekatku, sampai2 lelaki yang ada di sebelahku cemburu melihatmu.
Kamu sudah pintar sekarang, bisa membaca dan berhitung, bisa mengaji dan bernyanyi. Kamu harus ajari aku nyayi2an yang di ajarkan gurumu di sekolah, supaya kita bisa bernyanyi bersama saat liburan nanti.
Sayang, kelak suatu saat nanti kamu akan melihatku menua, tak lagi cantik, tak lagi bisa lari-larian denganmu, tak akan memarahi atau melarangmu, tak lagi bisa memasak makanan untukmu. Aku akan menua, hanya bisa melihat kamu bahagia. Jadi, sebelum itu terjadi, kamu harus baca surat ini Sayang, agar kamu tahu bahwa kami sangat menyayangimu, agar kamu tahu kami menginginkan kamu menjadi anak yang sukses dan berbakti pada keluarga. Kamu Jangan malu pada aku yang akan menua ini ya.
Aku mau kamu membaca suratku sayang, meski aku belum menua, meski aku belum menikah dengan (calon) ayahmu, meski aku belum melahirkanmu, belum melihat rupamu. Meski semua bayang-bayangmu terasa nyata, tapi kamu belum ada di dunia ini. Kamu harus tahu, aku, dan ayamu nanti, kami sungguh sangat sayang pada kamu (calon) anakku tersayang.
Love u,

Malaikatmu.

Published with Blogger-droid v2.0.9

Comments

Popular posts from this blog

[BEAUTY CORNER - 02] Dewa Kelembapan, si Vaseline Petroleum Jelly

Hallo, Assalamualaikum teman-teman :)

Bagi saya, mengeluh adalah cara paling cepat untuk menghilangkan jenuh tapi sebetulnya bukan hal yang baik. Tapi enak. Tapi nyebelin. Dan di postingan kali ini saya akan berkeluh-kesah mengenai permasalahan kulit saya. Jadi, waktu itu saya mengecek kondisi kulit dan tipe kulit wajah saya ternyata kombinasi - minyak di T-zone. Namun, kulit tubuh kering kayak sisik ular, sampai rasanya kulit saya saingan sama kulit ular kobra yang belum ganti kulit. Plus misalnya kena sinar matahari, dia langsung bereaksi bintik merah, terbakar, agak kehitaman, kadang malah berdarah di bintik tersebut. (update : sejak 2016 kondisi kulit saya berubah jadi kering - sensitif). Lalu saya bingung, bagaimana cara mengatasi kulit kering berjerawat?





Permasalahan saya belum berhenti di sana. Kondisi bibir saya tuh ekstrim banget sih, suka pecah-pecah sendiri dan tiba-tiba berdarah ketika tersenyum, yang artinya sangat kekeringan. Banyak yang bilang karena saya kurang minum, pa…

[Beauty Corner - 14] Nih, Lima Macam BB Cream yang Perlu Kamu Coba!

Assalamualaikum!
Beberapa pembaca saya di Line dan e-mail mengirimkan pesan, meminta saya menuliskan tentang BB Cream yang ramah di kantong untuk mereka pakai. sebetulnya tidak bisa sembarang kasih rekomendasi karena aktivitas kita berbeda, jenis kulit juga berbeda, dan yang seperti ini tuh biasanya harus trial and errror untuk tahu apakah kamu cocok atau tidak.




BB Cream ini memang jadi booming sekali sejak ada K-Pop Wave di negara kita. Banyak juga kolega saya yang dulunya pakai Foundie, beralih ke BBC. Manfaatnya memang All in One, sih, ya... Konon, berdasarkan iklan-iklan pembuat BBC, itu tuh isinya sudah komplit ada Base + Foundation + Concealer + Sunblock + Moisturiser + Oil Control .


Well, segitu komplitnya hanya dengan cream yang cuma dipakai sebiji jagung tiap diaplikasikan. Karenanya, BBC lebih ringan di wajah, lebih ramah di kantong juga, jadi lebih praktis, ketimbang harus pakai kosmetik secara berlapis. :) Malah untuk beberapa BBC ada yang klaim bisa mencerahkan atau memutihk…

Lima Tempat yang Perlu Kamu Datangi Kalau ke Cibinong

Sejak saya tinggal di Cibinong, nyokap kadang khawatir lihat saya nggak seperti orang kebanyakan yang suka bergaul sambil jajan ke sana kemari. Saya lebih suka nongkrong berjam2 di suatu tempat dan kalau ada teman yang sanggup saya cuekin sekian jam, kadang dia  ikut nongkrong juga. Sebetulnya, dibilang kecanduan makan di kafe, enggak juga. Tapi kalau dibilang asik dengan dunia maya, iya, saya begitu, kok. Mengakui bahwa ada kehidupan di dunia maya yang sama serunya dengan dunia nyata. Namun, untuk bisa survive di dunia maya tuh, butuh koneksi internet yang sangat baik which is called, use wifi. Iya, kan? Ehehehehe.
Makanya saya suka keliling tempat buat numpang colokan sama Wifi sekalian kulineran. Peribahasanya mah, "sekali mendayung seribu pulau dikunjungi"
Ada yang kayak saya juga? Nyusahin, ya. Nyebelin juga. Ya tapi itu tujuan diciptakannya kafe-kafe di beberapa kota, kan? Buat dimanfaatkan fasilitasnya. Jadi berkah, deh.
Nah, walaupun saya tinggalnya di pedalaman Bog…